Dalam bermasyarakat terkadang ada saja orang yang tidak suka, bahkan cenderung nyari aib kita, ketika sudah dapat aib kita, langsung saja dijelek-jelekkan dan dijadikan bahan gunjingan.
Terkadang mulut dan jari manusia-manusia kepo tersebut luar biasa, karena seringkali belum mengecek kebenarannya (Tabayyun) tetapi sudah berani menyimpulkan.
Lalu bagaimana menghadapi kritik tersebut, apakah dibiarkan saja dan dianggap angin lalu. Kalau kritik tersebut benar, sepahit apapun kritiknya perlu kita terima sebagai saran/masukan untuk memperbaiki diri. Tetapi jika kritik tersebut salah, maka jawaban yang tepat untuk kritik tersebut adalah buktikan. Karena seringkali cara yang paling pas untuk membungkam para pengkritik tersebut adalah dengan memberi hasil yang lebih baik daripada yang dikritik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar