Ruang Baca

Ruang Baca
Tampilkan postingan dengan label daur ulang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daur ulang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 September 2019

Make Something Crafty for Your Wallet

Untuk tema diy kali ini, Hira mo bikin dompet dari bahan bekas. Well, klo diestimasi secara biaya dompet ini murah meriah karena bahannya barang bekas, tapiii...yang agak mahal itu waktu kita pas bikinnya. Terkadang di sela-sela padatnya rutinitas kita, bikin diy itu perjuangan banget^^ #eh

Langsung aja yakk, daripada Hira ngoceh gak jelas, yuk diintip the making of dompet yang satu ini.

Bahan-bahannya :
1. Kain perca batik,sisa dari potongan baju
2. Kain dari baju bekas
3. Busa bekas dari tempat pensil
4. Kain flanel, ada 2 warna yang dipakai
5. Kancing kayu, bisa kita dapat dari kancing baju bekas
6. Karton tebal untuk lapisan dalam tempat kartu
7. Kertas hias untuk melapisi tempat kartu


Alat - Alat yang Dibutuhkan :
1. Lem
2. Gunting
3. Jarum dan benang jahit
4. Penggaris untuk menentukan ukuran dompet

Cara membuatnya:
Buat pola dompet di atas busa bekas, gunting sesuai pola lalu gunting kain perca dan kain bekas sesuai ukuran dari pola.  Setelah itu tempelkan kain perca dan kain bekas di bagian luar busa. Jahit kedua kain tersebut sampai busa tidak terlihat dari luar. Kain perca nanti akan menjadi bagian luar dari dompet sedangkan kain batik menjadi bagian dalamnya.

Lengkapi bagian luar dompet dengan kancing kayu. Jahit kancing kayu tersebut dengan kuat. Untuk bagian dalam dompet bikin pola seperti di bawah ini.


Gunakan karton sebagai tempat kartu. Lapisi karton tersebut dengan kertas hias agar tampilannya menarik. Untuk bagian bawah tempat kartu, bisa kita gunakan kain flanel merah.




Untuk bagian dalam lainnya, gunakan kain flanel merah dan kain flanel hijau. Kain flanel merah sebagai tempat uang kertas dan kain flanel hijau sebagai tempat uang koin.


Senin, 22 April 2019

Membuat Sesuatu yang Crafty dari Kotak Bekas Roti

Untuk tema diy kali ini, Hira menggunakan kotak bekas roti. Ide awalnya sih sederhana banget, ingin manfaatin kotak bekas roti. Klo dipikir-pikir sayang banget klo kotak bekas roti itu dibuang begitu saja. So, dibikinlah untuk project diy ini. Mmmh...dengan ide diy ini setidaknya Hira udah ngurangin sampah di bumi :D
Pada akhirnya kotak bekas roti ini, bisa Hira daur ulang sebagai kotak mainan anak-anak^^

Bahan-bahan tambahan yang kita gunakan adalah kain flanel
Alat yang kita gunakan adalah gunting dan lem
Cara membuatnya sangat mudah. Lapisi seluruh permukaan kotak bekas roti dengan kain flanel. Untuk perekatnya, gunakan lem yang kuat nempelnya. Warna kain flanel, sesuaikan dengan selera. Begitu juga dengan desainnya. Kira-kira, hasilnya seperti ini

Minggu, 31 Maret 2019

Make something crafty for wall

Untuk tema DIY kali ini, Hira akan lebih banyak menggunakan recycle materials sebagai bahan utama. Bahan-bahan yang Hira gunakan diantaranya adalah kertas daur ulang, karton bekas,  kardus-kardus bekas untuk membuat frame, dan kain-kain baju bekas untuk menghias frame.



Bahan-bahan yang diperlukan, sbb:
- Kertas daur ulang
- Kardus bekas
- Kain bekas
- Kertas karton bekas
- Akar-akar pohon
- Kain flanel
- Biji-biji merah, bahan ini bisa dibeli di toko handmade
- Kertas paper quilling ukuran diameter 1 cm

Alat-alat yang dibutuhkan sbb:
- Gunting
- Lem
- Penggaris, digunakan untuk mengukur panjang dan lebar frame
- Jarum paper quilling


Klo udah ada bahan-bahannya sekarang tinggal kita bikin hiasan dindingnya. Cara bikinnya mudah banget ^_^ 
1. Membuat Frame
     Langkah pertama, kita bikin frame-nya dulu, kita gunting kardus-kardus bekasnya menjadi 4 bagian dengan ukurannya sebagai berikut: Ukuran yang pertama 5 cm x 25 cm, ukuran yang kedua 5 cm x 35 cm. Setelah menjadi 4 bagian, kita lapisi kardus bekas tersebut dengan kain bekas, rekatkan kain tersebut dengan lem. Tempelkan potongan-potang kardus tersebut pada kertas karton berbentuk persegi dengan ukuran 25 cm x 35 cm.
2. Membuat Paper Quilling
     Langkah kedua, kita bikin hiasan paper quilling berbentuk kupu-kupu dan kumbang, kita siapkan kertas paper quillingnya warna kuning dan warna hijau. Untuk membuat kupu-kupu, kita bikin 4 bulatan dengan jarum paper quilling, setelah terbentuk empat bulatan kertas kita taruh bulatan tersebut di quilling slot kita bentuk seperti kupu-kupu, untuk antena kupu-kupu, kita gunakan kertas quilling hijau yang kita lipat menjadi dua lalu kita tekuk kertas tersebut sampai bagian tengahnya. Sedangkan untuk membuat kumbang, kita buat dua bulatan kertas, bulatan besar dan kecil, untuk sayapnya kita gunakan kertas quilling hijau.
3. Membuat Bunga Hiasan
     Langkah ketiga, kita bikin bunga hias dari kain flanel. Warna kain yang kita gunakan ada dua macam yaitu warna hijau untuk membuat batang dan daun serta kain warna merah untuk membuat bunga. Setelah bunga jadi, bunga tersebut kita tempelkan di kertas daur ulang


Untuk hiasan akhir, kita gunakan akar pohon yang kering, akar tersebut ditempelkan di kertas daur ulang

Senin, 25 Februari 2019

Make over old bag

Well, untuk tema diy kali ini hira mo bahas tentang tas jadul en udah robek sana-sini. Apakah tas tsb kudu en musti dibuang? ^^
Klo bisa kita permak knp musti dibuang? Kita bisa ngedesain ulang tas tersebut dengan ide-ide yang simpel. Bahan-bahan yang kita butuhin adalah kain flanel, kain bekas, kain burlap, kancing baju, renda dsb.
Tadaa....setelah dipermak, tas ini bisa dipake lagi


Selasa, 05 Februari 2019

Make Something Crafty for Your Laptop

Untuk tema Do it yourself  kali ini, Hira akan ngulik tentang cara membuat tempat laptop dari tas file bekas. Enggak pake ribet klo mo mencobanya karena mudah banget cara membuatnya, bahan utamanya pun dari bahan bekas yang notabene biaya pembuatannya sesuai kemampuan kantong dari berbagai kalangan (bahkan  yang lagi kantong kering pun bisa mencobanya 😎😎)
Bahan-bahannya :
  1. Tas file bekas
  2. Kain Flanel
  3. Kain perca, usahakan kain perca ini punya motif batik
  4. Lem tembak, klo tidak ada bisa menggunakan lem uhu dan lem-lem sejenisnya

Alat-alat yang dibutuhkan :
  1. Gunting
  2. Alat jahit seperti benang dan jarum, warna benang yang akan digunakan sebaiknya disesuaikan dengan warna kain flanel


Cara Membuatnya :
  • Kain flanel digunting sesuai pola. Gunakan berbagai warna kain flanel
  • Rekatkan kain flanel yang telah digunting ke tas file bekas dengan menggunakan lem tembak/lem uhu
  • Jahit kain flanel tersebut
  • Tempelkan kain perca ke kain flanel, jahit dengan benang 

Sabtu, 29 Desember 2018

Make something crafty for children

Seringkali kita ngebuang barang-barang bekas yang sudah enggak kepake lagi. Eits, kenapa enggak kita coba ngedaur ulang barang tersebut karena bikin sesuatu sendiri itu lebih berkesan dibanding kita  beli. Ehm...emang enggak kebayang sih capeknya, apalagi klo di tempat gawe banyak kerjaan dan sesampainya di rumah kita pengennya leyeh-leyeh. Boro-boro mikirin bikin sesuatu yang crafty yak^^

So, kita bikin aja sesuatu yang sederhana banget biar energi kita enggak terkuras banyak XDD. Kali ini, Barang bekas yang kita pakai adalah kardus tempat sepatu, kotak bekas pasta gigi dan dan kain baju bekas. Barang-barang tersebut akan kita ubah menjadi kotak mainan, mainan ABCD dan mainan berbentuk buah. Alat-alat yang kita gunakan adalah lem tembak, gunting, penggaris, jarum jahit, benang dan lem uhu. Ada bahan tambahan yang akan kita gunakan yaitu kain flanel warna-warni.

Berikut ini langkah-langkah membuat sesuatu yang crafty ala-ala saya^^!:

1. Kotak Mainan
Untuk membuat kotak mainan ini bahan utama yang kita butuhkan adalah kardus bekas sepatu. Klo bahan bekas ini tak ada, bisa diganti dengan bahan-bahan bekas lainnya.

2. Mainan ABCD
Bahan utama yang digunakan untuk mainan ini adalah kotak bekas pasta gigi, kardus bekas. Ada dua ukuran kotak yang akan buat. yang pertama ukuran 10x5x10 cm, dan ukuran kedua 4,5x4x4,5 cm. Setelah kotak terbentuk, lapisi kotak tersebut dengan kain flanel warna-warni. Bedakan tiap warna sisi-sisinya agar menarik.

3. Mainan berbentuk Buah
Mainan buah yang akan kita buat adalah buah jeruk. Bahan utamanya adalah dua lembar kain flanel warna orange yang kita gunting membentuk lingkaran dengan ukuran diameter 15 cm. Lalu dua lembar kain tersebut kita jahit, sisakan ujungnya agar kain berbentuk buah tersebut bisa diisi. Kemudian, isi buah tersebut dengan kain dari baju bekas sampai penuh. Sisa ujungnya dijahit lagi dan buat batang peruk dari kain flanel coklat yang digulung

Jumat, 30 Maret 2018

Make Something Crafty For Your Pin

Ide yang satu ini gak sengaja muncul gegara kondangan dan pulangnya dikasih suvenir peniti yang dihias dengan kembang alias bros kembang alias bros kain. Well, bukannya Hira mo ngehina ato bagaimana, rasanya yang punya acara enggak niat 100% dalam milih dan ngasih suvenir. Aish, malah curhat :D Lupakan soal suvenir, sekarang gimana caranya agar peniti yang kita punya bisa menjadi bros bunga yang cantik. Chekidot tea ^^
Bahan-bahan yang Hira pakai adalah :
  1. Kain pita
  2. Kain drill. Kalau enggak ada bisa pakai kain bekas dari tas besek, atau tas kanvas
  3. Pita. ukuran lebarnya 1 cm
  4. Kain flanel. Ada dua warna kain flanel yang dipakai yaitu warna putih dan warna orange
Alat-alat yang Hira pakai :
  1. Gunting
  2. Lem 
  3. Pensil. untuk membuat pola
  4. Penggaris. untuk mengukur kain
  5. Jangka. untuk membuat pola lingkaran
Cara Membuatnya:
Buatlah pola lingkaran di kain pita dengan ukuran diameter 10 cm, ada lima lingkaran yang dibuat. Kemudian lipat dua lingkaran kain tersebut lalu lipat lagi menjadi seperempat bagian, kain ini berfungsi sebagai kelopak bunga dari bros yang akan kita buat. Untuk mahkota bunga, gunting kain flanel putih menjadi bentuk persegi, lalu ujung-ujungnya yang runcing digunting melengkung. kain besek digunting dengan ukuran panjang 20 cm dan lebar 4 cm, lipat menjadi dua kain tersebut lalu bentuk pola segitiga dari lipatan sampai jadi 3 lipatan lalu gunting dan tempelkan di atas kain pita. Buat lagi pola ini sampai bagian di atas kain pita terisi penuh lipatan-lipatan segitiga. Gunting kain flanel warna orange dengan ukuran panjang 4 cm dan lebar 0,3 cm dan gunting juga kain flanel warna putih dengan ukuran yang sama. Langkah selanjutnya gulung pita ukuran 1 cm  sampai membentuk gulungan lingkaran pita yang berdiameter 2 cm, lem ujungnya. Letakkan kain flanel putih dan orange di atas lipatan kain segitiga lalu direkatkan dengan lem. Terakhir letakkan gulungan pita di atasnya, lem sampai benar-benar menempel di atas kain flanel.


Sabtu, 24 Maret 2018

Make Something Crafty For Your Note

Enggak ada salahnya mermak ulang note bekas yang udah enggak pakai, kali-kali dengan tampilan baru, yang make lebih semangat lagi untuk nulis 😆😆😆
Bahan-bahan yang Hira pake:
  1. Note Bekas
  2. Kertas daun ulang
  3. Kain flanel
  4. Tali hias
Alat-alat yang digunakan
  1. Lem. Sebaiknya menggunakan lem yang menempel kuat seperti lem fox, lem uhu, lem aica dll.
  2. Gunting
  3. Penggaris dan pensil, untuk membuat pola
Cara membuatnya:
Ukur note bekas yang akan kita permak. Kemudian terapkan ukuran tersebut di kertas daur ulang, tandai dengan pensil kemudian gunting kertas daur ulang tersebut. Untuk hiasan: gunting kain flanel membentuk kelopak bunga. setelah itu tempelkan ke kertas bekas dengan bantuan lem. Selain hiasan dari kain flanel, tambahkan juga hiasan dari tali rami: gunting tali tersebut membentuk pola huruf yang diinginkan lalu tempelkan ke cover note. Selamat mencoba! :)


Jumat, 16 Maret 2018

Make Something Crafty For Your Wall

Bosan dengan tampilan dinding yang itu-itu saja? enggak ada salahnya untuk ngerubah tampilan dinding tersebut. Kali-kali aja hiasan Hira yang satu ini bisa menginspirasi tampilan baru dari dinding kalian 😄😄😄
Bahan-bahan yang Hira gunakan untuk membuat hiasan ini sbb:
  1. Kain flanel.  Hira memakai kain flanel  warna merah muda, merah dan orange.
  2. Kertas strip warna-warni dengan berbagai ukuran, untuk membuat paper quilling
  3. Kertas kokuro. Kalau bahan ini tidak ada bisa diganti dengan kertas kardus bekas, buang lapisan luar dari kertas kardus tersebut, sisakan saja bagian dalam kardus yang bentuknya mirip kertas kokuro.
  4. Kertas  kado warna hijau.
  5. Pigura. Bisa berupa pigura kayu atau plastik.
  6. Kancing baju bekas dengan warna polos.
Alat-alat yang digunakan, antara lain:
  1. Gunting
  2. Lem Uhu
  3. Jarum dan Benang
  4. Paper quilling kit: slotted tool. Kalau alat ini tidak ada, bisa diganti dengan jarum biasa atau tusuk gigi.
Cara Membuatnya:
  • Buatlah setengah lingkaran kecil dari kain flanel warna merah muda dan orange, ukuran diameter lingkaran tersebut kurang lebih 1 cm. Setelah itu rekatkan empat lingkaran kain flanel dengan menggunakan benang sampai membentuk kelopak bunga, lalu simpul benang tersebut dengan kuat. Proses tersebut diulangi lagi untuk membuat kelopak bunga dari kain flanel warna merah muda, agar bunga yang dihasilkan tidak sama, rekatkan lima helai lingkaran kain flanel warna merah muda dan di atasnya rekatkan tiga kelopak dari kain flanel warna orange. untuk mempermanis tampilan bunga tersebut, letakkan kancing baju di tengah kelopak bunga. langkah selanjutnya, letakkan kelopak-kelopak bunga tersebut di pigura, rangkai dengan batangnya dan rekatkan dengan lem Uhu.
  • Gulung kertas (kertas strip warna-warni yang ada) dengan bantuan slotted tool atau dengan tusuk gigi. Setelah gulungan kertas direnggangkan,  ujung-ujung kertas tersebut dilem. Kemudian, bentuk gulungan-gulungan kertas tersebut menjadi pola pot kembang di pigura. Lalu rekatkan pola tersebut dengan lem. Sisa gulungan kertas yang lainnya dapat  dibentuk menjadi lebah  dan daun bunga. 
  • Gunting  kertas kokuro lalu bentuk menjadi batang bunga. rekatkan dengan lem
  • Gunting kertas kado menjadi potongan-potongan kertas yang panjang, dengan ukuran panjang 10 cm dan lebar 1 cm.
  • Bentuk kertas kado menjadi bunga-bunga hias. Letakkan bunga tersebut di ujung-ujung pigura lalu rekatkan dengan lem

Senin, 12 Maret 2018

Make Something Crafty For Your Table

Enggak ada salahnya menuhin meja kita dengan hasil karya sendiri, apalagi jika bahan yang digunakan untuk membuat karya tersebut adalah bahan yang sudah dibuang. Rasanya ada nilai lebih yang enggak bisa dijabarin dengan kata-kata#eh 😁😁😁
Kali ini, bahan-bahan yang Hira gunakan untuk membuat wadah dari kertas adalah sbb:
  1. Koran bekas. Jika bahan ini enggak ada bisa diganti dengan kertas bekas lainnnya. Misalnya kertas potokopian, kertas kalender, kertas bungkus, kertas bekas buku dsb.
  2. Kertas kado bekas. warnanya disesuaikan dengan selera kita.
Alat-alat yang digunakan :
  1. Lem Fox. Kalau tidak ada bisa diganti dengan lem kertas jenis lainnya
  2. Penggaris. Untuk mengukur panjang dan lebar kertas yang digunakan
  3. Gunting.
Cara membuatnya:
Gunting koran bekas denan ukuran lebar 2 cm dan panjang 8 cm (ukuran panjang bisa disesuaikan dengan ketebalan lingkaran kertas yang dibuat). Setelah digunting, koran bekas dilipat menjadi dua bagian kemudian digulung. Lakukan proses ini secara berulang-ulang sampai mendapat gulungan yang banyak. Jangan lupa tiap ujung gulungan direkatkan dengan lem fox agar gulungan tersebut tidak terurai. Jika sudah banyak gulungan yang terbentuk, langkah terakhir adalah membentuk wadah kreasi kita, buat pola yang ingin dibuat lalu rekatkan tiap gulungan membentuk pola tersebut. Untuk bagian paling bawah wadah, buatlah gulungan yang lebih besar dengan ukuran panjang sekitar 20cm.
Seperti ini contohnya :


Agar wadah terlihat lebih menarik, bagian luar dari gulungan koran bekas tersebut dilapisi dengan kertas kado. lalu rekatkan dengan lem

Wadah ini bisa kita gunakan untuk menyimpan pensil atau alat-alat tulis lainnya yang berserakan di atas meja kita. atau bisa juga digunakan sebagai pelapis pot bunga.

Sabtu, 10 Maret 2018

Membuat Bunga Hias dari Klobot Jagung

Hira enggak tahu apa nama klobot jagung klo di tempat lain, penutup biji jagung ini didapat kalau kita membuka jagung yang akan digunakan dan biasanya bahan ini selalu dibuang. Jadi agar bahan ini tidak terbuang sia-sia, kita bisa memanfaatinnya untuk membuat bunga hias.
Bahan-bahan untuk membuat bunga hias dari klobot jagung, sbb:
  1. Klobot jagung, ada tiga warna klobot jagung yang digunakan.
  2. Pelepah pisang, sebaiknya pelepah pisang yang digunakan sudah diwarnai dengan warna hijau. Bahan ini digunakan untuk membuat daun hias.
  3. Potongan bambu, untuk membuat batang bunga, gunakan potongan bambu dengan ukuran diameter kurang lebih 0,5 cm dengan panjang 16 cm dan 10 cm.
Alat-alat yang digunakan, antara lain:
  1. Gunting
  2. Lem Uhu
How to make it (sekali2 nginggris^^) :
Klobot jagung diwarnai dengan tiga warna yang berbeda, kalau tidak sempat mewarnai, beli saja bahan jadi di toko handycraft. Setelah diwarnai, klobot jagung digunting membentuk kelopak bunga, ada empat kelopak bunga yang dibuat. Tips dari Hira: karena klobot jagung merupakan bahan yang agak kaku maka sebaiknya berhati-hati saat membentuknya agar bahan tidak sobek. Setelah digunting, klobot jagung jangan langsung dilem dengan lem Uhu tapi sebaiknya klobot jagung tersebut dilemaskan dulu dengan cara menggulungnya dengan kayu. Setelah itu baru klobot jagung tersebut dilem ke potongan bambu. Untuk membuat daunnya, buat pola daun di pelepah pisah lalu gunting dan tempelkan ke potongan bambu. Kemudian, lapisi potongan bambu tersebut dengan pelepah pisang. Setelah rapi letakkan batang bunga hias tersebut ke dalam pot.

Rabu, 07 Maret 2018

Membuat Sampul Hiasan Untuk Buku Tulis

Terkadang buku tulis yang Hira miliki sampulnya plain dan ngebosenin. Mo nyampulinnya dengan plastik atau kertas sampul kayaknya sudah biasa. So, Hira pun ngakalinnya dengan membuat sampul hiasan baru. Kalian pun bisa mencobanya di rumah >_<
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sampul, sbb:
  1. Buku tulis
  2. Pelepah pisang, dengan dua warna yang berbeda. Tips dari Hira: pelepah pisang yang digunakan sebaiknya yang sudah kering, bahan ini bisa didapat dari sekitar rumah kita klo kita punya batang pisang. Tetapi klo tidak ada batang pisang di sekitar rumah kita, bahan ini bisa dibeli di toko handycraft atau toko buku.
  3. Kulit kayu
  4. Tali Rami 
Alat-alat yang digunakan, sbb:
  1. Lem Uhu.
  2. Gunting
Langkah-langkah untuk membuatnya:
Gunting pelepah pisang dengan pola memanjang: ukuran pelepah pisang yang pertama adalah panjang 25 cm dan lebar 1,5 cm. Sedangkan ukuran pelepah pisang yang kedua adalah panjang 45 cm dan lebar 3 cm. Jalin kedua pelepah tersebut menjadi anyaman sulaman lalu rekatkan ke cover buku tulis kita dengan lem uhu.
langkah selanjutnya gunting kulit kayu dengan ukuran panjang 20 cm dan lebar  7 cm. Rekatkan kulit kayu ini di bagian tengah buku. Hasilnya seperti di bawah ini
Untuk hiasannya, kita bisa menggunakan tali rami kecil yang kita gunting membentuk pola huruf yang kita inginkan. Guntingan tali tersebut kita tempelkan ke kulit kayu dengan lem uhu.
Selamat mencoba.


Selasa, 06 Maret 2018

Membuat Bunga Mawar Hias dari Kain Bekas

Untuk DIY kali ini, Hira membuat bunga mawar hias dari kain bekas. Bahan-bahan yang Hira gunakan sebagai berikut:
  1. Kain bekas. Kain yang Hira gunakan masih sama seperti sebelumnya yaitu kain bekas dari tas besek.
  2. Pelepah pisang kering. Bahan ini bisa dibeli di toko handicraft atau toko buku
  3. Potongan batang bambu sebanyak 3 buah, dengan ukuran diameter potongan bambu kurang lebih 0,5 cm. Panjang batang bambu bervariasi dari ukuran panjang 18 cm, 16 cm dan 14cm. Tips dari Hira: kalau potongan bambu tidak ada, bisa diganti dengan lidi pohon kelapa
  4. Vas bunga kecil sebagai tempat bunga.
Alat-alat yang digunakan antara lain:
  1. Lem Uhu.
  2. Gunting. 
  3. Pensil, digunakan untuk menggambar pola.
Cara membuatnya:
Kain bekas digunting memanjang dengan ukuran lebar 3 cm dan panjang 15 cm. Lalu lipat potongan kain tersebut menjadi dua bagian. Dari lipatan tersebut, ujungnya dilipat membentuk segitiga lalu digulung dengan lipatan lainnya sampai membentuk kelopak bunga mawar.
Untuk membuat mahkota bunga mawar, gunting pelepah pisang membentuk pola seperti mahkota mawar lalu tempelkan pola tersebut ke kelopak mawar dengan menggunakan lem uhu. Tips dari Hira: kalau lem uhu tidak ada, bisa diganti dengan lem tembak atau lem aica.
Cara membuat daun bunga hampir sama dengan cara membuat mahkota, hanya saja polanya yang berbeda. Gambar dulu pola daun bunga mawar di pelepah pisang kering lalu gunting polanya dan rekatkan guntingn tersebut di batang bambu dengan lem uhu.
Langkah terakhir, lapisi batang bambu tersebut dengan pelepah pisang lalu tempatkan batang tersebut di dalam vas bunga. 

Senin, 05 Maret 2018

Membuat Bunga Hias Dari Kain Bekas

Bahan-bahan yang Hira gunakan untuk membuat bunga hias ini sbb:
  1. Kain bekas, kain yang Hira gunakan adalah kain bekas dari tas besek, biasanya kain jenis ini juga sering digunakan sebagai bahan tas kanvas yang tipis. Kalaupun tas kain jenis ini tidak ada, bahan bisa diganti sesuai dengan kain bekas yang dimiliki.
  2. Potongan bambu dengan diameter 0,5 cm, ukuran bisa disesuaikan dengan bunga yang akan dibuat. Panjang potongan bambunya bervariasi: ada yang berukuran 30 cm, 20 cm dan 15 cm.
  3. Pelepah pisang kering yang sudah diwarnai dengan warna hijau, bahan ini digunakan untuk membuat daun. Apabila bahan ini tidak ada, dapat diganti dengan kain bekas atau bisa juga menggunakan daun artifisial.
  4. Tempat bekas selai roti sebagai pot. 
Alat-alat yang digunakan:
  1. Lem Uhu, bisa juga menggunakan lem tembak. Atau kalau tidak ada dua-duanya bisa menggunakan lem aica
  2. Gunting
  3. Jangka dan pensil, untuk membuat pola di kain. Tips dari Hira: kalau jangka tidak ada, gunakan saja benda-benda yang berbentuk lingkaran untuk membuat pola. Misalnya menggunakan double tip, tempat jarum atau tutup kaleng untuk membuat pola lingkaran
Cara Membuatnya:
Buat pola lingkaran di kain bekas dengan berbagai ukuran. Gunakan jangka dan pensil untuk hasil yang maksimal. Misalnya pola yang dibikin adalah lingkaran dengan ukuran diameter 10 cm, 8cm dan 6 cm, kemudian gunting pola tersebut, setelah itu gambar pola di kain yang berbeda dengan cara yang sama. Setelah didapatkan beberapa lingkaran. rekatkan 3 ukuran lingkaran tersebut dengan lem, ukuran yang paling besar di bawah lalu yang sedang di atasnya dan yang kecil paling atas. Setelah itu lipat lingkaran tersebut menjadi setengah lingkaran. Kemudian lem setengah lingkaran tersebut dengan potongan bambu. Untuk membuat daun, buat pola daun di pelepah pisang kering lalu gunting. setelah jadi rekatkan di potongan bambu. Setelah bunga dan daun hias direkatkan dengan potongan bambu, jadilah bunga hias dengan batang bunganya. Terakhir, letakkan batang bunga tersebut di tempat bekas selai roti. Tips dari Hira: agar batang bunga tidak berubah-ubah posisinya, isi tempat bekas selai roti tersebut dengan pasir lalu tancapkan batang-batang bunga hias tersebut ke dalam pasir.

Senin, 01 Januari 2018

Mempercantik Buku Tulis Bekas

Untuk ide Kali ini ngomongin bagaimana caranya agar buku-buku tulis bekas bisa kepake lagi. Caranya:buku-buku tulis tersebut disortir, pilih mana buku yang isi halaman kosongnya masih banyak. Setelah itu sampul buku tersebut kita ganti dengan sampul bikinan kita. Atau kalau kita enggak sempat bikin sampul baru, lapisi saja sampul lama tersebut dengan kertas jerami dan potongan karung goni. Pasti tampilan buku bekas tersebut lebih menarik

Kamis, 28 Desember 2017

Mempercantik Note/Buku Catatan Bekas

Untuk ide kali ini gimana caranya agar note-note/buku catatan yang biasanya kita dapat dari seminar atau pelatihan, tampilannya lebih cantik atau menarik. Karena berdsarkan pengalaman pribadi, jika selesai pelatihan atau seminar note yang didapat langsung dianggurin dan dibiarkan berdebu.^^ So, untuk menyiasati hal tersebut, note-note tersebut harus didaur ulang biar terpakai lagi.
Cara mendaur ulangnya sederhana banget, catatan-catatan bekas kita kumpulkan jadi satu lalu halaman note yang belum terpakai kita lem lagi. Agar tampilannya lebih menarik, cover note tersebut juga perlu kita ganti. Cover tersebut bisa dengan kertas daur ulang yang sudah dipotong-potong sesuai ukuran note. Untuk hiasannya, kita bisa menggunakan kain flanel yang digunting-gunting sesuai pola yang diinginkan. Hasilnya seperti ini

Sabtu, 23 Desember 2017

Membuat Kembang Hias dari Kain Flanel

Untuk ide kali ini saya membuat kembang hias dari kain flanel, caranya sih sama saja dengan cara membuat kembang yang ada di tutorial-tutorial sosmed. Kain flanel digunting-gunting setengah bulatan, lalu 5-6 bulatan tersebut kita sambung dengan menggunakan benang. Untuk putik kembangnya saya menggunakan kain flanel juga, kain tersebut saya gunting mengikuti pola lingkaran kecil lalu saya tempelkan putik tersebut ke mahkota kembang
Untuk batang kembang dan potnya saya memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar, untuk batang saya menggunakan lidi bekas dan potnya dari wadah gelas bekas selai. Gelas bekas Selai tersebut saya isi dengan pasir lalu saya tancapkan lidi-lidi yang sudah dirangkai dengan kembang ke pasir tersebut. Untuk daunnya, kain flanel warna hijau digunting-gunting sesuai dengan pola daun lalu guntingan tersebut ditempel pada batang lidi dengan menggunakan lem
Hasilnya seperti ini

Kamis, 21 Desember 2017

Mempercantik Tas Kanvas Bekas

Idenya sih sederhana: gimana caranya agar tas kanvas yang compang-camping ini bisa tetap layak pakai
Akhirnya untuk wujudin ide tersebut, saya menggunakan perca batik (kain batik sisa membuat baju) sebagai cover tas kanvas tersebut, untuk permukaaan dalamnya tas saya tutup dengan kain bekas dalaman (bekas dalaman tas yang udah rusak). Untuk mempercantik tampilan tas kanvas tersebut saya menggunakan syal sebagai selempangnya. Jadi selempang tas kanvas saya jahit dengan syal yang sudah saya gunting-gunting. Hasil akhirnya seperti ini