Ruang Baca

Ruang Baca
Tampilkan postingan dengan label Diy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diy. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Januari 2021

DIY : Membuat Sampul Buku dari Burlap

 Untuk edisi DIY kali ini, kita akan membuat sampul buku dari Burlap. Bahan ini bisa dibeli di toko handmade atau toko buku yang besar. Harganya sekitar Rp 25.000 per 5x10 cm. 



Bahan yang digunakan:

1. Burlap

2. Kain bekas 

3. Kain flanel

4. Buku



Alat yang digunakan:

1. Gunting

2. Lem




Cara membuatnya :

Buat pola sampulnya, setelah itu gunting Burlap dan kain bekas sesuai pola yang dibuat


Agar sampul tersebut tidak monoton, gunakan kain flanel sebagai hiasan. Gunting beberapa kain flanel, ukurannya sesuaikan dengan pola yang telah kalian buat. Lalu tempel ke sampul buku tersebut.









Selasa, 12 Januari 2021

DIY : Membuat Herbarium dari Rumput Liar

 Untuk membuat herbarium (bunga kering) bahan-bahannya enggak harus berupa bunga yang mahal atau bunga yang indah-indah. Tapi herbarium juga bisa dibuat dari bunga dan tanaman yang ada di sekeliling kita. Bahkan rumput-rumput liar yang tumbuh bebas di pinggir jalan bisa kita jadikan herbarium.


Cara membuatnya mudah. Setelah dipotong, rumput liar dijemur sampai kering dan disemprot dengan hair spray. 


Jika tidak ada hairspray pun tak apa, cukup dijemur saja sampai kering. Jika kalian tidak sempat menjemur karena sibuk atau karena enggak ada panas ( sering mendung dan hujan) maka cukup diangin-anginkan saja rumput liarnya. Taruh di tempat yang banyak angin, misal di dekat jendela atau di teras.




Senin, 11 Januari 2021

DIY : Membuat Hiasan Sampul Buku dari Kertas Bekas Undangan

 


Kadang nyari note yang sesuai dengan yang kita arepin emang gampang-gampang susah. Apalagi klo ada yang sesuai terus harganya kemahalan :D



Well, enggak perlu pusing klo kantong kamu enggak ada anggaran khusus untuk beli note-note unik. Yuk, kita bikin sendiri note unik. Bahan-bahannya pun murah meriah, mudah didapat dan ada yang enggak perlu beli. 

Bahan :

1. Buku tulis. Buku yang harganya Rp.3000. Untuk buku tulis sesuaikan dengan keinginan kalian, mau tebal atau tipis, murah atau mahal



2. Kertas bekas undangan. Gunting-gunting dengan berbagai ukuran.



3. Kertas daur ulang 



Alat-alatnya:
Gunting dan lem 


Cara membuatnya :
- Tempelkan kertas-kertas undangan di sampul buku tulis, gunakan lem yang benar-benar kuat tempelannya. Gunting kertas-kertas sesuai pola yang ingin kalian buat


- untuk sampul belakang, gunakan kertas daur ulang untuk menutup bagian belakang






Minggu, 15 September 2019

Make Something Crafty for Your Wallet

Untuk tema diy kali ini, Hira mo bikin dompet dari bahan bekas. Well, klo diestimasi secara biaya dompet ini murah meriah karena bahannya barang bekas, tapiii...yang agak mahal itu waktu kita pas bikinnya. Terkadang di sela-sela padatnya rutinitas kita, bikin diy itu perjuangan banget^^ #eh

Langsung aja yakk, daripada Hira ngoceh gak jelas, yuk diintip the making of dompet yang satu ini.

Bahan-bahannya :
1. Kain perca batik,sisa dari potongan baju
2. Kain dari baju bekas
3. Busa bekas dari tempat pensil
4. Kain flanel, ada 2 warna yang dipakai
5. Kancing kayu, bisa kita dapat dari kancing baju bekas
6. Karton tebal untuk lapisan dalam tempat kartu
7. Kertas hias untuk melapisi tempat kartu


Alat - Alat yang Dibutuhkan :
1. Lem
2. Gunting
3. Jarum dan benang jahit
4. Penggaris untuk menentukan ukuran dompet

Cara membuatnya:
Buat pola dompet di atas busa bekas, gunting sesuai pola lalu gunting kain perca dan kain bekas sesuai ukuran dari pola.  Setelah itu tempelkan kain perca dan kain bekas di bagian luar busa. Jahit kedua kain tersebut sampai busa tidak terlihat dari luar. Kain perca nanti akan menjadi bagian luar dari dompet sedangkan kain batik menjadi bagian dalamnya.

Lengkapi bagian luar dompet dengan kancing kayu. Jahit kancing kayu tersebut dengan kuat. Untuk bagian dalam dompet bikin pola seperti di bawah ini.


Gunakan karton sebagai tempat kartu. Lapisi karton tersebut dengan kertas hias agar tampilannya menarik. Untuk bagian bawah tempat kartu, bisa kita gunakan kain flanel merah.




Untuk bagian dalam lainnya, gunakan kain flanel merah dan kain flanel hijau. Kain flanel merah sebagai tempat uang kertas dan kain flanel hijau sebagai tempat uang koin.


Kamis, 08 Agustus 2019

Membuat Hiasan Agustusan dari Bahan Bekas

Untuk tema diy kali ini, Hira buat hiasan untuk ngeramein kegiatan Agustusan di lingkungan sekitar#asyiik ^^
Hiasannya seperti di bawah ini

Bahan yang kita butuhkan sangat murah meriah, karena dari bahan bekas, yaitu kertas dari kalender bekas dan kantong plastik warna merah dan putih. Contohnya seperti di bawah ini.

Kalender bekas


Kantong plastik bekas
Ada dua warna yang digunakan


Cara membuatnya:
Gunting kertas kalender dengan ukuran 3,5 cm dan 25 cm. Gunting juga kantong plastik dengan ukuran guntingan kertas kalender
Setelah itu tempelkan kalender bekas di atas potongan plastik bekas dan rekatkan dengan lem. Tunggu sampai lem mengering. Ketika potongan kertas dan plastik itu sudah menyatu, lipat dua potongan tersebut dan disambungkan dengan potongan lainnya.

Minggu, 28 Juli 2019

Make Something Crafty for Your Table

Untuk tema diy kali ini, Hira akan ngulik hiasan di atas meja alias taplak^^ Hira akan nyeritain the making of taplak meja #eh dan seperti biasa idenya biasa gak pake rumit ato mahal. Bahan-bahannya bisa didapat di toko-toko craft sekitar kita. Kali ini kita perlu menyulam di atas kain so jangan lupa alat-alat sulam kalian*_<

Alat-alat yang digunakan :
- Gunting
- Jarum sulam

Bahan-bahannya :
- Kain yang akan dibuat taplak
- Kain flanel
- Renda untuk hiasan
- Pita untuk menyulam
- Benang


Untuk membuatnya gak susah, buat pola dulu di kain lalu kita pasang peralatan sulam dan kita sulam pola tadi. Gunting kain flanel lalu kita tempelkan pada pinggir-pinggir kain lalu tepi-tepinya dijahit.




Agar lebih menarik lagi, di bawah sulaman kita tambahkan renda, jahit renda tersebut agar menempel dengan kain. Mudah kan^^ selamat mencoba >_<

Senin, 22 April 2019

Membuat Sesuatu yang Crafty dari Kotak Bekas Roti

Untuk tema diy kali ini, Hira menggunakan kotak bekas roti. Ide awalnya sih sederhana banget, ingin manfaatin kotak bekas roti. Klo dipikir-pikir sayang banget klo kotak bekas roti itu dibuang begitu saja. So, dibikinlah untuk project diy ini. Mmmh...dengan ide diy ini setidaknya Hira udah ngurangin sampah di bumi :D
Pada akhirnya kotak bekas roti ini, bisa Hira daur ulang sebagai kotak mainan anak-anak^^

Bahan-bahan tambahan yang kita gunakan adalah kain flanel
Alat yang kita gunakan adalah gunting dan lem
Cara membuatnya sangat mudah. Lapisi seluruh permukaan kotak bekas roti dengan kain flanel. Untuk perekatnya, gunakan lem yang kuat nempelnya. Warna kain flanel, sesuaikan dengan selera. Begitu juga dengan desainnya. Kira-kira, hasilnya seperti ini

Minggu, 31 Maret 2019

Make something crafty for wall

Untuk tema DIY kali ini, Hira akan lebih banyak menggunakan recycle materials sebagai bahan utama. Bahan-bahan yang Hira gunakan diantaranya adalah kertas daur ulang, karton bekas,  kardus-kardus bekas untuk membuat frame, dan kain-kain baju bekas untuk menghias frame.



Bahan-bahan yang diperlukan, sbb:
- Kertas daur ulang
- Kardus bekas
- Kain bekas
- Kertas karton bekas
- Akar-akar pohon
- Kain flanel
- Biji-biji merah, bahan ini bisa dibeli di toko handmade
- Kertas paper quilling ukuran diameter 1 cm

Alat-alat yang dibutuhkan sbb:
- Gunting
- Lem
- Penggaris, digunakan untuk mengukur panjang dan lebar frame
- Jarum paper quilling


Klo udah ada bahan-bahannya sekarang tinggal kita bikin hiasan dindingnya. Cara bikinnya mudah banget ^_^ 
1. Membuat Frame
     Langkah pertama, kita bikin frame-nya dulu, kita gunting kardus-kardus bekasnya menjadi 4 bagian dengan ukurannya sebagai berikut: Ukuran yang pertama 5 cm x 25 cm, ukuran yang kedua 5 cm x 35 cm. Setelah menjadi 4 bagian, kita lapisi kardus bekas tersebut dengan kain bekas, rekatkan kain tersebut dengan lem. Tempelkan potongan-potang kardus tersebut pada kertas karton berbentuk persegi dengan ukuran 25 cm x 35 cm.
2. Membuat Paper Quilling
     Langkah kedua, kita bikin hiasan paper quilling berbentuk kupu-kupu dan kumbang, kita siapkan kertas paper quillingnya warna kuning dan warna hijau. Untuk membuat kupu-kupu, kita bikin 4 bulatan dengan jarum paper quilling, setelah terbentuk empat bulatan kertas kita taruh bulatan tersebut di quilling slot kita bentuk seperti kupu-kupu, untuk antena kupu-kupu, kita gunakan kertas quilling hijau yang kita lipat menjadi dua lalu kita tekuk kertas tersebut sampai bagian tengahnya. Sedangkan untuk membuat kumbang, kita buat dua bulatan kertas, bulatan besar dan kecil, untuk sayapnya kita gunakan kertas quilling hijau.
3. Membuat Bunga Hiasan
     Langkah ketiga, kita bikin bunga hias dari kain flanel. Warna kain yang kita gunakan ada dua macam yaitu warna hijau untuk membuat batang dan daun serta kain warna merah untuk membuat bunga. Setelah bunga jadi, bunga tersebut kita tempelkan di kertas daur ulang


Untuk hiasan akhir, kita gunakan akar pohon yang kering, akar tersebut ditempelkan di kertas daur ulang

Senin, 25 Februari 2019

Make over old bag

Well, untuk tema diy kali ini hira mo bahas tentang tas jadul en udah robek sana-sini. Apakah tas tsb kudu en musti dibuang? ^^
Klo bisa kita permak knp musti dibuang? Kita bisa ngedesain ulang tas tersebut dengan ide-ide yang simpel. Bahan-bahan yang kita butuhin adalah kain flanel, kain bekas, kain burlap, kancing baju, renda dsb.
Tadaa....setelah dipermak, tas ini bisa dipake lagi


Selasa, 05 Februari 2019

Make Something Crafty for Your Laptop

Untuk tema Do it yourself  kali ini, Hira akan ngulik tentang cara membuat tempat laptop dari tas file bekas. Enggak pake ribet klo mo mencobanya karena mudah banget cara membuatnya, bahan utamanya pun dari bahan bekas yang notabene biaya pembuatannya sesuai kemampuan kantong dari berbagai kalangan (bahkan  yang lagi kantong kering pun bisa mencobanya 😎😎)
Bahan-bahannya :
  1. Tas file bekas
  2. Kain Flanel
  3. Kain perca, usahakan kain perca ini punya motif batik
  4. Lem tembak, klo tidak ada bisa menggunakan lem uhu dan lem-lem sejenisnya

Alat-alat yang dibutuhkan :
  1. Gunting
  2. Alat jahit seperti benang dan jarum, warna benang yang akan digunakan sebaiknya disesuaikan dengan warna kain flanel


Cara Membuatnya :
  • Kain flanel digunting sesuai pola. Gunakan berbagai warna kain flanel
  • Rekatkan kain flanel yang telah digunting ke tas file bekas dengan menggunakan lem tembak/lem uhu
  • Jahit kain flanel tersebut
  • Tempelkan kain perca ke kain flanel, jahit dengan benang 

Minggu, 30 Desember 2018

Bengkel Kreativitas

Sebenarnya, istilah ini muncul tanpa sengaja. Saat itu Jeng Pon asal nyeletuk aja ketika beliau liat sy sibuk mermak tas yang sudah bulukan. Tanpa bisa dicegah celetukan tersebut nular ke yang lain, mereka beramai-ramai ngomenin hobi saya yang satu ini dan dari sinilah julukan bengkel kreatifitas bermula. 

Well, Bisa dibilang enggak ada ruang khusus apalagi bengkel beneran untuk kreatifitas ini, yang ada hanya niat dan usaha bikin sesuatu dari tangan sendiri. Inspirasi bisa berasal dari mana saja dan dari siapa saja. bahannya pun tidak harus mewah dan bagus, bekas pun jadi.

Untuk memermak barang bekas agar menarik lagi memang butuh energi khusus, karena terkadang hasil permak tersebut tidak sesuai dengan harapan

Jumat, 30 Maret 2018

Make Something Crafty For Your Pin

Ide yang satu ini gak sengaja muncul gegara kondangan dan pulangnya dikasih suvenir peniti yang dihias dengan kembang alias bros kembang alias bros kain. Well, bukannya Hira mo ngehina ato bagaimana, rasanya yang punya acara enggak niat 100% dalam milih dan ngasih suvenir. Aish, malah curhat :D Lupakan soal suvenir, sekarang gimana caranya agar peniti yang kita punya bisa menjadi bros bunga yang cantik. Chekidot tea ^^
Bahan-bahan yang Hira pakai adalah :
  1. Kain pita
  2. Kain drill. Kalau enggak ada bisa pakai kain bekas dari tas besek, atau tas kanvas
  3. Pita. ukuran lebarnya 1 cm
  4. Kain flanel. Ada dua warna kain flanel yang dipakai yaitu warna putih dan warna orange
Alat-alat yang Hira pakai :
  1. Gunting
  2. Lem 
  3. Pensil. untuk membuat pola
  4. Penggaris. untuk mengukur kain
  5. Jangka. untuk membuat pola lingkaran
Cara Membuatnya:
Buatlah pola lingkaran di kain pita dengan ukuran diameter 10 cm, ada lima lingkaran yang dibuat. Kemudian lipat dua lingkaran kain tersebut lalu lipat lagi menjadi seperempat bagian, kain ini berfungsi sebagai kelopak bunga dari bros yang akan kita buat. Untuk mahkota bunga, gunting kain flanel putih menjadi bentuk persegi, lalu ujung-ujungnya yang runcing digunting melengkung. kain besek digunting dengan ukuran panjang 20 cm dan lebar 4 cm, lipat menjadi dua kain tersebut lalu bentuk pola segitiga dari lipatan sampai jadi 3 lipatan lalu gunting dan tempelkan di atas kain pita. Buat lagi pola ini sampai bagian di atas kain pita terisi penuh lipatan-lipatan segitiga. Gunting kain flanel warna orange dengan ukuran panjang 4 cm dan lebar 0,3 cm dan gunting juga kain flanel warna putih dengan ukuran yang sama. Langkah selanjutnya gulung pita ukuran 1 cm  sampai membentuk gulungan lingkaran pita yang berdiameter 2 cm, lem ujungnya. Letakkan kain flanel putih dan orange di atas lipatan kain segitiga lalu direkatkan dengan lem. Terakhir letakkan gulungan pita di atasnya, lem sampai benar-benar menempel di atas kain flanel.


Senin, 01 Januari 2018

Mempercantik Buku Tulis Bekas

Untuk ide Kali ini ngomongin bagaimana caranya agar buku-buku tulis bekas bisa kepake lagi. Caranya:buku-buku tulis tersebut disortir, pilih mana buku yang isi halaman kosongnya masih banyak. Setelah itu sampul buku tersebut kita ganti dengan sampul bikinan kita. Atau kalau kita enggak sempat bikin sampul baru, lapisi saja sampul lama tersebut dengan kertas jerami dan potongan karung goni. Pasti tampilan buku bekas tersebut lebih menarik

Kamis, 28 Desember 2017

Mempercantik Note/Buku Catatan Bekas

Untuk ide kali ini gimana caranya agar note-note/buku catatan yang biasanya kita dapat dari seminar atau pelatihan, tampilannya lebih cantik atau menarik. Karena berdsarkan pengalaman pribadi, jika selesai pelatihan atau seminar note yang didapat langsung dianggurin dan dibiarkan berdebu.^^ So, untuk menyiasati hal tersebut, note-note tersebut harus didaur ulang biar terpakai lagi.
Cara mendaur ulangnya sederhana banget, catatan-catatan bekas kita kumpulkan jadi satu lalu halaman note yang belum terpakai kita lem lagi. Agar tampilannya lebih menarik, cover note tersebut juga perlu kita ganti. Cover tersebut bisa dengan kertas daur ulang yang sudah dipotong-potong sesuai ukuran note. Untuk hiasannya, kita bisa menggunakan kain flanel yang digunting-gunting sesuai pola yang diinginkan. Hasilnya seperti ini

Sabtu, 23 Desember 2017

Membuat Kembang Hias dari Kain Flanel

Untuk ide kali ini saya membuat kembang hias dari kain flanel, caranya sih sama saja dengan cara membuat kembang yang ada di tutorial-tutorial sosmed. Kain flanel digunting-gunting setengah bulatan, lalu 5-6 bulatan tersebut kita sambung dengan menggunakan benang. Untuk putik kembangnya saya menggunakan kain flanel juga, kain tersebut saya gunting mengikuti pola lingkaran kecil lalu saya tempelkan putik tersebut ke mahkota kembang
Untuk batang kembang dan potnya saya memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar, untuk batang saya menggunakan lidi bekas dan potnya dari wadah gelas bekas selai. Gelas bekas Selai tersebut saya isi dengan pasir lalu saya tancapkan lidi-lidi yang sudah dirangkai dengan kembang ke pasir tersebut. Untuk daunnya, kain flanel warna hijau digunting-gunting sesuai dengan pola daun lalu guntingan tersebut ditempel pada batang lidi dengan menggunakan lem
Hasilnya seperti ini

Kamis, 21 Desember 2017

Mempercantik Tas Kanvas Bekas

Idenya sih sederhana: gimana caranya agar tas kanvas yang compang-camping ini bisa tetap layak pakai
Akhirnya untuk wujudin ide tersebut, saya menggunakan perca batik (kain batik sisa membuat baju) sebagai cover tas kanvas tersebut, untuk permukaaan dalamnya tas saya tutup dengan kain bekas dalaman (bekas dalaman tas yang udah rusak). Untuk mempercantik tampilan tas kanvas tersebut saya menggunakan syal sebagai selempangnya. Jadi selempang tas kanvas saya jahit dengan syal yang sudah saya gunting-gunting. Hasil akhirnya seperti ini