Ruang Baca

Ruang Baca

Rabu, 30 November 2022

Ruang Kisah: Mager

 Enggak kerasa udah tanggal 30 lagi, padahal niat hati mo rutin ngisi blog ini, eh faktanya butuh 30 hari untuk bisa kembali ngisi blog ini. Ada saja alasan untuk mangkir dari nulis di blog, awalnya menganggap ah cuma nulis aja, besok juga kelar, masih ada waktu. Ujung-ujungnya itu cuma angan karena kenyataannya blog ini tetap kosong selama sebulan


 


Minggu, 30 Oktober 2022

Ruang Kisah: You 're beautiful, no matter what they say

 Sebut saja namanya Ica, gadis kecil hitam manis, matanya bulat, kulitnya lebih gelap dari teman-teman sebayanya. Gadis periang dan lincah sekali. Akhir -akhir ini dia murung. Telah hilang keceriaan di wajah manisnya. Usut punya usut ternyata penyebab hilangnya keceriaan itu adalah kata-kata teman-temannya yang sedikit mempermasalahkan warna kulitnya yang hitam. Pernah ada satu momen, Ica nangis parah karena enggak kuat dikatain hitam.

Well, kisah Ica ini ternyata masih banyak kita temui di sekitar kita, masih banyak anak yang menanggung beban psikologis karena bullying dan body shaming. Padahal, setiap manusia itu indah. Begitu juga Ica dan teman-temannya yang memiliki kondisi fisik berbeda dengan kebanyakan. Mereka cantik, tak peduli apapun yang orang lain katakan






Sabtu, 20 Agustus 2022

Ruang Hikmah: Healing

 "Apa kuncinya agar bisa sembuh dari rasa sakit ini?."

"Semua kata yang diucapkan oleh orang yang menghibur kita itu bohong?."

"Begitu mudahnya mereka bilang sabar, karena mereka enggak pernah mengalami hal yang sama?."



Itulah beberapa pertanyaan yang dilontarkan ke saya oleh salah satu rekan yang terkena musibah. Oke, ini pertanyaan yang sebenarnya agak bikin kening berkerut. Klo mo jawab simpel pun sebenarnya bisa kita jawab dengan bilang bahwa segala sesuatu itu sudah qadarullah. Jauh sebelum kita ada di dunia ini sudah ditetapkan di lauhul Mahfudz. Jadi tugas kita manusia untuk ikhlas.

Tapi jawaban seperti ini susah masuk klo yang bertanya lagi dalam fase kehilangan, in Denial, dan dalam kondisi kesakitan batinnya. Maka seringkali saya bilang ke rekan tersebut kenapa kita mesti fokus pada rasa kesakitan dan kehilangan kita, padahal seharusnya kita lebih fokus pada rasa cinta yang telah kita terima dari sosok yang pergi tersebut. Betapa banyak anak-anak kecil yang ditinggalkan oleh bapak dan ibunya di waktu kecil. Kenapa kita yang ditinggalkan saat usia sudah dewasa masih mengeluh, marah dan menghujat. Betapa tidak bersyukurnya kita kalau seperti itu 

Minggu, 14 Agustus 2022

Ruang Hijau : Berburu kaktus

 Untuk edisi ruang hijau kali ini, saya akan bahas  tentang kaktus. Makhluk kecil mungil yang imut dan gemesin ^^ 



Meskipun kadang si mungil ini berduri, tapi menarik banget untuk dikoleksi, apalagi perawatannya mudah dan kita gak perlu nyiram setiap hari.




Untuk penempatan juga fleksibel, bisa saja tanaman ini ditaruh di dalam meja kamar, atau untuk hiasan di rak buku, meja ruang tamu dsb. Atau bisa jg untuk hiasan outdoor, ditaruh di meja teras atau ditaruh di rak khusus bunga


Rabu, 02 Maret 2022

Ramadhan Datang, Hati Senang

 Enggak kerasa, sebulan lagi Ramadhan datang. Banyak sekali yang menunggu momen Ramadan. Karena bulan ini istimewa. Banyak sekali Kenangan saat Ramadan.



Senin, 28 Februari 2022

Happy Isra'Mi'raj 1443 H

 Kembali lagi menelusuri kisah nabi Muhammad Saw, manusia teladan yang begitu mencintai umatnya. Meski kita manusia yang banyak dosa, sudah sewajarnya kembali meneladani perjalanan nabi Muhammad Saw, agar jalan gelap yang kita lalui menjadi jalan yang terang, agar jalan yang kita tempuh diridhai-Nya 




Rabu, 26 Januari 2022

Kaoru Kamiya vs Tomoe Yukishiro

 Kalian tim mana? Tim Kaoru atau tim Tomoe? Kalau aku tim Kenshin wkwk....tetap ya meskipun di list jawaban enggak ada Kenshin tetap hati ini enggak bisa bohong.

Well, inget kejadian 10 tahun yang lalu, ketika fandom terbelah dua antara tim kaoru dan tim Tomoe. Padahal itu baru live action pertama, sosok Tomoe belum masuk jalan cerita tapi fans udah ngeributin siapa yang paling tepat mendampingi Kenshin: Kaoru atau Tomoe? 


Saat itu direktur RKLA dan Satoh tidak menjawab pertanyaan tersebut, mereka lebih fokus ke jalan cerita Kenshin ketika kembali ke Tokyo.



Baru sepuluh tahun kemudian, pertanyaan-pertanyaan fans tersebut terjawab dalam Rurouni Kenshin live action bab Jinchuu Arch. Di bab inilah kita bisa melihat lebih jelas lagi tentang sosok Tomoe Yukishiro. 

Tomoe Yukishiro

So, klo dilihat dari manga aslinya Tomoe Yukishiro adalah sosok wanita dewasa yang misterius, lemah lembut tapi kuat, pintar memasak dan sangat menyayangi keluarganya.
 
Kaoru Kamiya

Sedangkan Kaoru Kamiya lebih digambarkan sebagai sosok perempuan tomboy, suka main pedang, tidak pintar memasak tapi suka membantu orang lain, pemberani tapi naif, kelihatannya suka bercanda tapi sangat lembut dan putih hatinya.