Ruang Baca

Ruang Baca

Kamis, 31 Mei 2018

Menyapa Ramadhan

Enggak kerasa, Ramadhan datang lagi. Mungkin, sama seperti tahun-tahun sebelumnya banyak kisah yang tak terlupakan di momen ini. Meskipun itu cuma momen-momen sederhana ketika kita laper-laper lemes pas siang hari, momen-momen ngabuburit nunggu beduk, ataupun bareng-bareng ngikut  tarawih, momen ngantuk-ngantuk semangat pas sahur dsb. Kisah sederhana yang terkadang begitu dikangenin pas Ramadhan sudah berlalu. Yeah, mumpung masih bisa ngerasain momen yang berkah ini, enggak ada salahnya kalo kita maksimalin apa yg masih bisa dimaksimalkan.

Jumat, 30 Maret 2018

Make Something Crafty For Your Pin

Ide yang satu ini gak sengaja muncul gegara kondangan dan pulangnya dikasih suvenir peniti yang dihias dengan kembang alias bros kembang alias bros kain. Well, bukannya Hira mo ngehina ato bagaimana, rasanya yang punya acara enggak niat 100% dalam milih dan ngasih suvenir. Aish, malah curhat :D Lupakan soal suvenir, sekarang gimana caranya agar peniti yang kita punya bisa menjadi bros bunga yang cantik. Chekidot tea ^^
Bahan-bahan yang Hira pakai adalah :
  1. Kain pita
  2. Kain drill. Kalau enggak ada bisa pakai kain bekas dari tas besek, atau tas kanvas
  3. Pita. ukuran lebarnya 1 cm
  4. Kain flanel. Ada dua warna kain flanel yang dipakai yaitu warna putih dan warna orange
Alat-alat yang Hira pakai :
  1. Gunting
  2. Lem 
  3. Pensil. untuk membuat pola
  4. Penggaris. untuk mengukur kain
  5. Jangka. untuk membuat pola lingkaran
Cara Membuatnya:
Buatlah pola lingkaran di kain pita dengan ukuran diameter 10 cm, ada lima lingkaran yang dibuat. Kemudian lipat dua lingkaran kain tersebut lalu lipat lagi menjadi seperempat bagian, kain ini berfungsi sebagai kelopak bunga dari bros yang akan kita buat. Untuk mahkota bunga, gunting kain flanel putih menjadi bentuk persegi, lalu ujung-ujungnya yang runcing digunting melengkung. kain besek digunting dengan ukuran panjang 20 cm dan lebar 4 cm, lipat menjadi dua kain tersebut lalu bentuk pola segitiga dari lipatan sampai jadi 3 lipatan lalu gunting dan tempelkan di atas kain pita. Buat lagi pola ini sampai bagian di atas kain pita terisi penuh lipatan-lipatan segitiga. Gunting kain flanel warna orange dengan ukuran panjang 4 cm dan lebar 0,3 cm dan gunting juga kain flanel warna putih dengan ukuran yang sama. Langkah selanjutnya gulung pita ukuran 1 cm  sampai membentuk gulungan lingkaran pita yang berdiameter 2 cm, lem ujungnya. Letakkan kain flanel putih dan orange di atas lipatan kain segitiga lalu direkatkan dengan lem. Terakhir letakkan gulungan pita di atasnya, lem sampai benar-benar menempel di atas kain flanel.


Sabtu, 24 Maret 2018

Make Something Crafty For Your Note

Enggak ada salahnya mermak ulang note bekas yang udah enggak pakai, kali-kali dengan tampilan baru, yang make lebih semangat lagi untuk nulis 😆😆😆
Bahan-bahan yang Hira pake:
  1. Note Bekas
  2. Kertas daun ulang
  3. Kain flanel
  4. Tali hias
Alat-alat yang digunakan
  1. Lem. Sebaiknya menggunakan lem yang menempel kuat seperti lem fox, lem uhu, lem aica dll.
  2. Gunting
  3. Penggaris dan pensil, untuk membuat pola
Cara membuatnya:
Ukur note bekas yang akan kita permak. Kemudian terapkan ukuran tersebut di kertas daur ulang, tandai dengan pensil kemudian gunting kertas daur ulang tersebut. Untuk hiasan: gunting kain flanel membentuk kelopak bunga. setelah itu tempelkan ke kertas bekas dengan bantuan lem. Selain hiasan dari kain flanel, tambahkan juga hiasan dari tali rami: gunting tali tersebut membentuk pola huruf yang diinginkan lalu tempelkan ke cover note. Selamat mencoba! :)


Jumat, 16 Maret 2018

Make Something Crafty For Your Wall

Bosan dengan tampilan dinding yang itu-itu saja? enggak ada salahnya untuk ngerubah tampilan dinding tersebut. Kali-kali aja hiasan Hira yang satu ini bisa menginspirasi tampilan baru dari dinding kalian 😄😄😄
Bahan-bahan yang Hira gunakan untuk membuat hiasan ini sbb:
  1. Kain flanel.  Hira memakai kain flanel  warna merah muda, merah dan orange.
  2. Kertas strip warna-warni dengan berbagai ukuran, untuk membuat paper quilling
  3. Kertas kokuro. Kalau bahan ini tidak ada bisa diganti dengan kertas kardus bekas, buang lapisan luar dari kertas kardus tersebut, sisakan saja bagian dalam kardus yang bentuknya mirip kertas kokuro.
  4. Kertas  kado warna hijau.
  5. Pigura. Bisa berupa pigura kayu atau plastik.
  6. Kancing baju bekas dengan warna polos.
Alat-alat yang digunakan, antara lain:
  1. Gunting
  2. Lem Uhu
  3. Jarum dan Benang
  4. Paper quilling kit: slotted tool. Kalau alat ini tidak ada, bisa diganti dengan jarum biasa atau tusuk gigi.
Cara Membuatnya:
  • Buatlah setengah lingkaran kecil dari kain flanel warna merah muda dan orange, ukuran diameter lingkaran tersebut kurang lebih 1 cm. Setelah itu rekatkan empat lingkaran kain flanel dengan menggunakan benang sampai membentuk kelopak bunga, lalu simpul benang tersebut dengan kuat. Proses tersebut diulangi lagi untuk membuat kelopak bunga dari kain flanel warna merah muda, agar bunga yang dihasilkan tidak sama, rekatkan lima helai lingkaran kain flanel warna merah muda dan di atasnya rekatkan tiga kelopak dari kain flanel warna orange. untuk mempermanis tampilan bunga tersebut, letakkan kancing baju di tengah kelopak bunga. langkah selanjutnya, letakkan kelopak-kelopak bunga tersebut di pigura, rangkai dengan batangnya dan rekatkan dengan lem Uhu.
  • Gulung kertas (kertas strip warna-warni yang ada) dengan bantuan slotted tool atau dengan tusuk gigi. Setelah gulungan kertas direnggangkan,  ujung-ujung kertas tersebut dilem. Kemudian, bentuk gulungan-gulungan kertas tersebut menjadi pola pot kembang di pigura. Lalu rekatkan pola tersebut dengan lem. Sisa gulungan kertas yang lainnya dapat  dibentuk menjadi lebah  dan daun bunga. 
  • Gunting  kertas kokuro lalu bentuk menjadi batang bunga. rekatkan dengan lem
  • Gunting kertas kado menjadi potongan-potongan kertas yang panjang, dengan ukuran panjang 10 cm dan lebar 1 cm.
  • Bentuk kertas kado menjadi bunga-bunga hias. Letakkan bunga tersebut di ujung-ujung pigura lalu rekatkan dengan lem

Senin, 12 Maret 2018

Make Something Crafty For Your Table

Enggak ada salahnya menuhin meja kita dengan hasil karya sendiri, apalagi jika bahan yang digunakan untuk membuat karya tersebut adalah bahan yang sudah dibuang. Rasanya ada nilai lebih yang enggak bisa dijabarin dengan kata-kata#eh 😁😁😁
Kali ini, bahan-bahan yang Hira gunakan untuk membuat wadah dari kertas adalah sbb:
  1. Koran bekas. Jika bahan ini enggak ada bisa diganti dengan kertas bekas lainnnya. Misalnya kertas potokopian, kertas kalender, kertas bungkus, kertas bekas buku dsb.
  2. Kertas kado bekas. warnanya disesuaikan dengan selera kita.
Alat-alat yang digunakan :
  1. Lem Fox. Kalau tidak ada bisa diganti dengan lem kertas jenis lainnya
  2. Penggaris. Untuk mengukur panjang dan lebar kertas yang digunakan
  3. Gunting.
Cara membuatnya:
Gunting koran bekas denan ukuran lebar 2 cm dan panjang 8 cm (ukuran panjang bisa disesuaikan dengan ketebalan lingkaran kertas yang dibuat). Setelah digunting, koran bekas dilipat menjadi dua bagian kemudian digulung. Lakukan proses ini secara berulang-ulang sampai mendapat gulungan yang banyak. Jangan lupa tiap ujung gulungan direkatkan dengan lem fox agar gulungan tersebut tidak terurai. Jika sudah banyak gulungan yang terbentuk, langkah terakhir adalah membentuk wadah kreasi kita, buat pola yang ingin dibuat lalu rekatkan tiap gulungan membentuk pola tersebut. Untuk bagian paling bawah wadah, buatlah gulungan yang lebih besar dengan ukuran panjang sekitar 20cm.
Seperti ini contohnya :


Agar wadah terlihat lebih menarik, bagian luar dari gulungan koran bekas tersebut dilapisi dengan kertas kado. lalu rekatkan dengan lem

Wadah ini bisa kita gunakan untuk menyimpan pensil atau alat-alat tulis lainnya yang berserakan di atas meja kita. atau bisa juga digunakan sebagai pelapis pot bunga.

Sabtu, 10 Maret 2018

Membuat Bunga Hias dari Klobot Jagung

Hira enggak tahu apa nama klobot jagung klo di tempat lain, penutup biji jagung ini didapat kalau kita membuka jagung yang akan digunakan dan biasanya bahan ini selalu dibuang. Jadi agar bahan ini tidak terbuang sia-sia, kita bisa memanfaatinnya untuk membuat bunga hias.
Bahan-bahan untuk membuat bunga hias dari klobot jagung, sbb:
  1. Klobot jagung, ada tiga warna klobot jagung yang digunakan.
  2. Pelepah pisang, sebaiknya pelepah pisang yang digunakan sudah diwarnai dengan warna hijau. Bahan ini digunakan untuk membuat daun hias.
  3. Potongan bambu, untuk membuat batang bunga, gunakan potongan bambu dengan ukuran diameter kurang lebih 0,5 cm dengan panjang 16 cm dan 10 cm.
Alat-alat yang digunakan, antara lain:
  1. Gunting
  2. Lem Uhu
How to make it (sekali2 nginggris^^) :
Klobot jagung diwarnai dengan tiga warna yang berbeda, kalau tidak sempat mewarnai, beli saja bahan jadi di toko handycraft. Setelah diwarnai, klobot jagung digunting membentuk kelopak bunga, ada empat kelopak bunga yang dibuat. Tips dari Hira: karena klobot jagung merupakan bahan yang agak kaku maka sebaiknya berhati-hati saat membentuknya agar bahan tidak sobek. Setelah digunting, klobot jagung jangan langsung dilem dengan lem Uhu tapi sebaiknya klobot jagung tersebut dilemaskan dulu dengan cara menggulungnya dengan kayu. Setelah itu baru klobot jagung tersebut dilem ke potongan bambu. Untuk membuat daunnya, buat pola daun di pelepah pisah lalu gunting dan tempelkan ke potongan bambu. Kemudian, lapisi potongan bambu tersebut dengan pelepah pisang. Setelah rapi letakkan batang bunga hias tersebut ke dalam pot.

Rabu, 07 Maret 2018

Membuat Sampul Hiasan Untuk Buku Tulis

Terkadang buku tulis yang Hira miliki sampulnya plain dan ngebosenin. Mo nyampulinnya dengan plastik atau kertas sampul kayaknya sudah biasa. So, Hira pun ngakalinnya dengan membuat sampul hiasan baru. Kalian pun bisa mencobanya di rumah >_<
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sampul, sbb:
  1. Buku tulis
  2. Pelepah pisang, dengan dua warna yang berbeda. Tips dari Hira: pelepah pisang yang digunakan sebaiknya yang sudah kering, bahan ini bisa didapat dari sekitar rumah kita klo kita punya batang pisang. Tetapi klo tidak ada batang pisang di sekitar rumah kita, bahan ini bisa dibeli di toko handycraft atau toko buku.
  3. Kulit kayu
  4. Tali Rami 
Alat-alat yang digunakan, sbb:
  1. Lem Uhu.
  2. Gunting
Langkah-langkah untuk membuatnya:
Gunting pelepah pisang dengan pola memanjang: ukuran pelepah pisang yang pertama adalah panjang 25 cm dan lebar 1,5 cm. Sedangkan ukuran pelepah pisang yang kedua adalah panjang 45 cm dan lebar 3 cm. Jalin kedua pelepah tersebut menjadi anyaman sulaman lalu rekatkan ke cover buku tulis kita dengan lem uhu.
langkah selanjutnya gunting kulit kayu dengan ukuran panjang 20 cm dan lebar  7 cm. Rekatkan kulit kayu ini di bagian tengah buku. Hasilnya seperti di bawah ini
Untuk hiasannya, kita bisa menggunakan tali rami kecil yang kita gunting membentuk pola huruf yang kita inginkan. Guntingan tali tersebut kita tempelkan ke kulit kayu dengan lem uhu.
Selamat mencoba.