Ruang Baca

Ruang Baca

Sabtu, 09 Januari 2021

Ruang Baca : Emak

 Judul Buku : Emak, Penuntunku dari Kampung Darat sampai Sorbonne

Penulis .       : Daoed Joesoef

Penerbit.      : Penerbit Buku Kompas

Tahun Terbit: 2010

Jumlah hlm : X+292 hlm. ; 14 cm

Emak atau ibu adalah madrasah pertama bagi anak. Dari buku ini kita bisa melihat pentingnya peran ibu dalam proses tumbuh kembang anak. Keteladanan dan pendidikan karakter dari ibu ikut mempengaruhi keberhasilan anak. 

Dikisahkan dalam buku ini, bagaimana peran Emak/ibu sang penulis dalam keberhasilan anak-anaknya. Ibu sang penulis tidak pernah mengenyam pendidikan di sekolah umum, beliau hanya mengenyam bangku pendidikan religius. Meskipun demikian, pemikiran Emak sangat luar biasa. Beliau memotivasi anak-anaknya untuk belajar dan mengenyam pendidikan setinggi-tingginya. Beliau bisa membimbing anaknya sampai sukses mendapat beasiswa kuliah dari universitas yang bergengsi dari luar negeri dan kemudian menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan.

Bimbingan dan gemblengan pendidikan karakter dari Emak begitu membekas di dalam sanubari anaknya. Sang ibu telah membekali anak-anaknya dengan nilai-nilai karakter seperti sikap bertanggungjawab, arif bijaksana, cinta kasih, peduli kepada sesama dan lingkungan.



Jumat, 08 Januari 2021

Ruang Baca : Belajar Ikebana

 Judul Buku.         : Ikebana, Seni Merangkai Bunga Gaya Jepang

Penulis.                 : Djufriah Shindo-Muchsin

Penerbit.                : Penerbit Grasindo

Tahun Terbit.         : 2006

Jumlah Halaman. : 76 hlm

Siapa sih yang tidak mengenal Ikebana, seni merangkai bunga gaya Jepang? Ikebana pertama kali diperkenalkan oleh pendeta kuil Jepang yang bernama Ikenobo Senkei. Beliau merangkai berbagai benda yang berasal dari taman di sekitar kuil seperti batu, bunga, tangkai pohon dsb. Benda--benda tersebut dirangkai dengan sangat indah dan diletakkan di altar kuil. Sampai kemudian seni merangkai bunga tersebut menyebar ke luar kuil.

Pendeta Ikenobo memperkenalkan seni Ikebana kepada masyarakat luas. Beliau ingin agar Ikebana menjadi milik orang Jepang dan kemudian juga dikenal dan dipelajari orang lain di luar  Jepang.

Ada berbagai macam aliran gaya dalam Ikebana. Gaya-gaya tersebut memiliki ciri tersendiri. Gaya-gaya tersebut antara lain gaya Rikka, Shoka, Nagaire dan Moribana. 

Dengan mempelajari Ikebana, bunga dapat dirangkai dengan indah. Selain itu seni ini dapat memberi manfaat positif bagi jiwa seperti menjadi lebih sabar, lebih artistik, lebih kreatif, dan lebih mencintai alam, pepohonan, bunga-bunga dan bebatuan.

Bagi kalian yang tertarik dengan ikebana, dapat membaca buku ini. Sebuah buku yang tidak hanya berisi pengetahuan tentang Ikebana tetapi juga tentang petunjuk atau tutorial merangkai bunga dengan menggunakan berbagai gaya dalam seni Ikebana



Kamis, 07 Januari 2021

Ruang Hijau : Kencur, si Rimpang yang Banyak Manfaat

 Di musim penghujan seperti ini banyak yang terkena batuk pilek, terkadang sudah diminumin obat dari dokter pun belum reda batuknya. So, banyak dari kita yang beralih ke rimpang-rimpangan. Minuman dari rimpang bisa membuat tenggorokan lebih lega. Salah satu rimpang yang banyak manfaatnya adalah kencur. Rimpang jenis ini bisa diminum hangat-hangat, cocok diminum bagi penderita sakit batuk. 


Budidaya kencur, tidak terlalu susah. Untuk pembibitan, bisa dipilih umbi kencur yang terbaik. Umbi tersebut tidak langsung ditanam ke media tanah, tapi biarkan di tempat yang teduh, biarkan umbi tersebut tumbuh tunas terlebih dahulu. Setelah tunas tumbuh, barulah kencur tersebut dipindahkan ke media tanam. 


Jika tidak ada lahan, maka bisa menggunakan pot atau polybag. Jika ada lahan maka bisa dimanfaatkan lahan tersebut. Jika penanaman kencur ini untuk tujuan bisnis maka lahan yang digunakan agak luas, tapi jika penanaman ini untuk tujuan konsumsi pribadi maka lahan yang digunakan cukup dengan ukuran 1 x 1 m. 






Rabu, 06 Januari 2021

Ruang Hijau : Harumnya Bunga Kemuning

 Ada pengalaman mengesankan saat nanem bunga kemuning. Alkisah saya bangun jam 2 dini hari mo ke kamar kecil, saat sudah dekat kamar mandi saya kaget banget ketika ada bau yang wangi banget, pikiran langsung negatif kemana-mana :D usut punya usut, paginya pas cerita ke orang rumah dibilangin klo itu bau bunga kemuning yang ditanem di sekitar rumah. Well, pengalaman saya ini enggak beda jauh sama tetangga sebelah rumah saya, karena dia belum tahu klo bau wangi tersebut bau bunga kemuning maka tiap malem, dia udah deg-degan duluan, seluruh lubang angin rumahnya ditutup dengan kain biar enggak nyium bau wangi tersebut :D

Iya, bunga kemuning terkenal dengan baunya wangi banget, selain bunganya yang indah, tanaman ini juga bisa dibuat bonsai. 


Budidaya bunga kemuning tidak terlalu sulit, pembibitan bunga ini bisa didapatkan dengan dua cara yaitu  yang pertama dengan cara menanam biji kemuning, yang kedua dengan cara stek. Setelah bunga kemuning gugur akan muncul biji kemuning, awalnya biji kemuning berwarna hijau, setelah tua biji kemuning tersebut akan berubah warna menjadi merah. Biji yang berwarna merahlah yang ditanam. Untuk cara stek, kita bisa pilih batang bunga kemuning yang sudah tua dan bagus, potong batang tersebut 30-50 cm. Tancapkan stek  batang tersebut ke tanah/media tanam. Biasanya saya buat stek batang kemuning itu saat musim hujan, saat ideal untuk menanam bunga. Asal jangan sampai tergenang air, karena jika airnya kebanyakan akar-akar kemuning susah tumbuh.





Selasa, 05 Januari 2021

Ruang Hijau : Panen Daun Jeruk

Setelah sekian lama nanem, akhirnya bisa berhasil budidaya pohon daun jeruk. 


Sebenarnya nanem pohon daun jeruk tidak terlalu susah, untuk media tanam bisa menggunakan media sekam dengan campuran tanah, untuk pupuk bisa menggunakan pupuk kompos, atau pupuk kandang (tahi kambing). Kalau lahan berkebun luas, pohon daun jeruk bisa langsung ditanam di tanah. Sebenarnya yang agak susah itu, saat pohon masih kecil, sebaiknya jangan banyak disenggol, jauhkan dari binatang peliharaan agar pertumbuhan pohon maksimal, akar tidak kesenggol atau bahkan tercerabut


Banyak manfaat yang bisa didapat dari budidaya pohon daun jeruk, terutama bagi yang hobi masak. Daun jeruk bisa digunakan sebagai bumbu pelengkap pecel, soto, tempe goreng dll. Dengan tambahan daun jeruk, masakan tersebut semakin sedap. Manfaat lainnya dari daun jeruk ini adalah untuk mengusir tikus. Bau daun jeruk yang menyengat dan tajam tidak disukai oleh tikus

Senin, 04 Januari 2021

Ruang Kisah : The Queen of Donations

 Namanya Emak Mun, seorang asisten rumah tangga. Mengapa saya nulis kisah tentang beliau? Karena selama masa pandemi seperti ini, sosok-sosok seperti Emak Mun-lah yang layak diekspos. The real hero, sosok yang benar-benar tulus ikhlas membantu orang lain yang membutuhkan, tanpa embel-embel partai dan kepentingan tertentu.

Sudah puluhan tahun Emak Mun menjadi asisten rumah tangga. Setiap hari beliau berangkat kerja dari rumahnya jam 5 pagi, terkadang beliau berjalan kaki ke tempat kerja selama 50 menit. Emak Mun memang bukan orang kaya, rumahnya pun sederhana. Tapi dibalik segala keterbatasan finansialnya, Emak Mun adalah manusia berhati emas. Beliau merawat dan membesarkan 3 anak angkatnya. Menyekolahkan mereka sampai lulus smk dan menikah. 

Tak hanya sampai disitu, setiap mendapat beras bantuan, pasti beras tersebut habis dibagi ke yang membutuhkan. Begitu juga jika mempunyai makanan, pasti langsung dibagikan.

Dari kisah Emak Mun ini kita bisa melihat bahwa kita tidak perlu menunggu jadi orang kaya untuk berbagi



Minggu, 03 Januari 2021

Ruang Baca: Menjadi Orang Yang Berpengaruh

 Judul Buku .      : Menjadi Orang Yang Berpengaruh

Penulis                : John C. Maxwell

Penerbit.             : Harvest Publication House

Tahun Terbit.      : 2001

Jumlah halaman: 221 hlm

Membaca buku-buku pengembangan diri terkadang menarik, ada hal-hal positif yang bisa kita lihat sebagai cermin diri, kira-kira bagaimana pantulan diri tersebut. Begitu juga dengan buku yang satu ini, yang ditulis 20 tahun lalu, kira-kira masih relevankah buku ini untuk dibaca 2 dekade kemudian? Jawabannya iya, masih relevan, karena buku ini lebih tepatnya membahas karakter pemimpin. Untuk bisa mempengaruhi dan memimpin orang lain, maka karakter yang perlu dibenahi.

Ada pengaruh positif dan ada negatif, tentunya yang dibahas dan ditekankan oleh buku ini adalah pengaruh positif yang bisa ditularkan ke orang lain. Bagaimana seorang pemimpin bisa memberi pengaruh yang positif ke orang-orang yang dipimpin. Sehingga pengaruh yang positif tersebut bisa membawa perubahan yang positif.

Untuk menjadi orang yang berpengaruh tersebut, ada beberapa langkah yang perlu diperbaiki, terutama dari sisi integritas. Integritas beda dengan reputasi. Karena integritas berasal dari dalam diri sedangkan reputasi berasal dari lingkungan.