Ruang Baca

Ruang Baca

Kamis, 07 Januari 2021

Ruang Hijau : Kencur, si Rimpang yang Banyak Manfaat

 Di musim penghujan seperti ini banyak yang terkena batuk pilek, terkadang sudah diminumin obat dari dokter pun belum reda batuknya. So, banyak dari kita yang beralih ke rimpang-rimpangan. Minuman dari rimpang bisa membuat tenggorokan lebih lega. Salah satu rimpang yang banyak manfaatnya adalah kencur. Rimpang jenis ini bisa diminum hangat-hangat, cocok diminum bagi penderita sakit batuk. 


Budidaya kencur, tidak terlalu susah. Untuk pembibitan, bisa dipilih umbi kencur yang terbaik. Umbi tersebut tidak langsung ditanam ke media tanah, tapi biarkan di tempat yang teduh, biarkan umbi tersebut tumbuh tunas terlebih dahulu. Setelah tunas tumbuh, barulah kencur tersebut dipindahkan ke media tanam. 


Jika tidak ada lahan, maka bisa menggunakan pot atau polybag. Jika ada lahan maka bisa dimanfaatkan lahan tersebut. Jika penanaman kencur ini untuk tujuan bisnis maka lahan yang digunakan agak luas, tapi jika penanaman ini untuk tujuan konsumsi pribadi maka lahan yang digunakan cukup dengan ukuran 1 x 1 m. 






Rabu, 06 Januari 2021

Ruang Hijau : Harumnya Bunga Kemuning

 Ada pengalaman mengesankan saat nanem bunga kemuning. Alkisah saya bangun jam 2 dini hari mo ke kamar kecil, saat sudah dekat kamar mandi saya kaget banget ketika ada bau yang wangi banget, pikiran langsung negatif kemana-mana :D usut punya usut, paginya pas cerita ke orang rumah dibilangin klo itu bau bunga kemuning yang ditanem di sekitar rumah. Well, pengalaman saya ini enggak beda jauh sama tetangga sebelah rumah saya, karena dia belum tahu klo bau wangi tersebut bau bunga kemuning maka tiap malem, dia udah deg-degan duluan, seluruh lubang angin rumahnya ditutup dengan kain biar enggak nyium bau wangi tersebut :D

Iya, bunga kemuning terkenal dengan baunya wangi banget, selain bunganya yang indah, tanaman ini juga bisa dibuat bonsai. 


Budidaya bunga kemuning tidak terlalu sulit, pembibitan bunga ini bisa didapatkan dengan dua cara yaitu  yang pertama dengan cara menanam biji kemuning, yang kedua dengan cara stek. Setelah bunga kemuning gugur akan muncul biji kemuning, awalnya biji kemuning berwarna hijau, setelah tua biji kemuning tersebut akan berubah warna menjadi merah. Biji yang berwarna merahlah yang ditanam. Untuk cara stek, kita bisa pilih batang bunga kemuning yang sudah tua dan bagus, potong batang tersebut 30-50 cm. Tancapkan stek  batang tersebut ke tanah/media tanam. Biasanya saya buat stek batang kemuning itu saat musim hujan, saat ideal untuk menanam bunga. Asal jangan sampai tergenang air, karena jika airnya kebanyakan akar-akar kemuning susah tumbuh.





Selasa, 05 Januari 2021

Ruang Hijau : Panen Daun Jeruk

Setelah sekian lama nanem, akhirnya bisa berhasil budidaya pohon daun jeruk. 


Sebenarnya nanem pohon daun jeruk tidak terlalu susah, untuk media tanam bisa menggunakan media sekam dengan campuran tanah, untuk pupuk bisa menggunakan pupuk kompos, atau pupuk kandang (tahi kambing). Kalau lahan berkebun luas, pohon daun jeruk bisa langsung ditanam di tanah. Sebenarnya yang agak susah itu, saat pohon masih kecil, sebaiknya jangan banyak disenggol, jauhkan dari binatang peliharaan agar pertumbuhan pohon maksimal, akar tidak kesenggol atau bahkan tercerabut


Banyak manfaat yang bisa didapat dari budidaya pohon daun jeruk, terutama bagi yang hobi masak. Daun jeruk bisa digunakan sebagai bumbu pelengkap pecel, soto, tempe goreng dll. Dengan tambahan daun jeruk, masakan tersebut semakin sedap. Manfaat lainnya dari daun jeruk ini adalah untuk mengusir tikus. Bau daun jeruk yang menyengat dan tajam tidak disukai oleh tikus

Senin, 04 Januari 2021

Ruang Kisah : The Queen of Donations

 Namanya Emak Mun, seorang asisten rumah tangga. Mengapa saya nulis kisah tentang beliau? Karena selama masa pandemi seperti ini, sosok-sosok seperti Emak Mun-lah yang layak diekspos. The real hero, sosok yang benar-benar tulus ikhlas membantu orang lain yang membutuhkan, tanpa embel-embel partai dan kepentingan tertentu.

Sudah puluhan tahun Emak Mun menjadi asisten rumah tangga. Setiap hari beliau berangkat kerja dari rumahnya jam 5 pagi, terkadang beliau berjalan kaki ke tempat kerja selama 50 menit. Emak Mun memang bukan orang kaya, rumahnya pun sederhana. Tapi dibalik segala keterbatasan finansialnya, Emak Mun adalah manusia berhati emas. Beliau merawat dan membesarkan 3 anak angkatnya. Menyekolahkan mereka sampai lulus smk dan menikah. 

Tak hanya sampai disitu, setiap mendapat beras bantuan, pasti beras tersebut habis dibagi ke yang membutuhkan. Begitu juga jika mempunyai makanan, pasti langsung dibagikan.

Dari kisah Emak Mun ini kita bisa melihat bahwa kita tidak perlu menunggu jadi orang kaya untuk berbagi



Minggu, 03 Januari 2021

Ruang Baca: Menjadi Orang Yang Berpengaruh

 Judul Buku .      : Menjadi Orang Yang Berpengaruh

Penulis                : John C. Maxwell

Penerbit.             : Harvest Publication House

Tahun Terbit.      : 2001

Jumlah halaman: 221 hlm

Membaca buku-buku pengembangan diri terkadang menarik, ada hal-hal positif yang bisa kita lihat sebagai cermin diri, kira-kira bagaimana pantulan diri tersebut. Begitu juga dengan buku yang satu ini, yang ditulis 20 tahun lalu, kira-kira masih relevankah buku ini untuk dibaca 2 dekade kemudian? Jawabannya iya, masih relevan, karena buku ini lebih tepatnya membahas karakter pemimpin. Untuk bisa mempengaruhi dan memimpin orang lain, maka karakter yang perlu dibenahi.

Ada pengaruh positif dan ada negatif, tentunya yang dibahas dan ditekankan oleh buku ini adalah pengaruh positif yang bisa ditularkan ke orang lain. Bagaimana seorang pemimpin bisa memberi pengaruh yang positif ke orang-orang yang dipimpin. Sehingga pengaruh yang positif tersebut bisa membawa perubahan yang positif.

Untuk menjadi orang yang berpengaruh tersebut, ada beberapa langkah yang perlu diperbaiki, terutama dari sisi integritas. Integritas beda dengan reputasi. Karena integritas berasal dari dalam diri sedangkan reputasi berasal dari lingkungan. 



Sabtu, 02 Januari 2021

Ruang Baca: Menggambar

 Judul Buku : Menggambar Bagi Pengembangan Bakat

Penulis         : Gerhard Gollwitzer

Penerbit .     :  Penerbit ITB

Tahun Terbit: 1996

Jumlah hlm : 150 hlm, 14 x 20 cm

Buku bagi kalian yang suka menggambar. Buku ini tidak membahas seni dalam menggambar tetapi membahas tentang berlatih menggambar. Dengan buku ini, siapapun bisa berlatih menggambar. Di dalam buku ini ada beberapa teknik menggambar yang disuguhkan dan diperlengkap dengan gambar-gambar yang bisa digunakan sebagai pemisalan dan pemantik semangat dalam menggambar. Gambar-gambar tersebut bukan dimaksudkan untuk ditiru sepenuhnya dan digunakan sebagai model baku tetapi lebih sebagai pemantik semangat dari ide-ide menggambar.

Buku yang sangat tepat untuk mengembangkan bakat menggambar, langkah-langkahnya sangat mudah untuk dipahami dan dipraktekkan.




Jumat, 01 Januari 2021

Nulis, ngedit, ngeblog,

 Dari dulu pengen banget nulis rutin setiap hari di blog, tapi real-nya ada saja alasan untuk tidak nulis :D 

Beribu-ribu alasan inilah yang membuat blog ini vakum beberapa tahun, sampai akhirnya saya mencoba nulis tentang passion saya di diy dan hal-hal kreatif.  Ternyata nulis tentang passion dan hal-hal kreatif juga bukan hal yang mudah, karena sebelum nulis harus praktek dulu. 

Well, di tengah segala hambatan tersebut, saya memutuskan untuk nulis secara bertumbuh. Yang saya tulis di blog ini terkadang cuma draft awal, kadang cuma sebaris kata atau bahkan cuma foto. Ketika kesibukan di dunia nyata sudah berkurang, barulah saya teruskan tulisan tersebut, ditambah, dikurangi atau bahkan dibuang sama sekali. Ternyata ada perubahan hasil yang signifikan banget dari proses nulis secara bertumbuh, blog ini mulai hidup lagi, saya juga mulai nulis secara kontinyu walaupun terkadang cuma satu baris tulisan : D