Ruang Baca

Ruang Baca

Selasa, 30 Juni 2015

(Challenge Blog 2015) It's not the End but And

Yatta, akhirnya hari ini tiba juga, setelah 30 hari berjibaku dengan berbagai postingan akhirnya sampailah kita di garis finish. Uhm...mungkin pas juga momennya klo kita nyalain kembang api dulu untuk ngeramein penutupan ini XD..XD..

Sebenarnya banyak banget kesan dan pembelajaran yang didapat dari challenge ini tapi yah Hira musti lembur malam ini dan belum sempat nulis banyak. Kita langsung saja ke perubahan positif apa yang jadi oleh-oleh dari event ini:
1. Rajin Nulis
Tak pernah terbayang sebelumnya kalau kebiasaan nulis rutin setiap hari bisa terwujud. Singkatnya sih challenge ini pada akhirnya menjadi pemicu bagi Hira untuk lebih rajin lagi dalam menuangkan ide-ide tulisan dan belajar lagi jadi blogger
2. Keep in touch
Event ini tidak hanya mempertemukan kembali teman lama tapi juga menambah lagi teman-teman baru di dumay.
3. Belajar respek
Tanpa disadari, Hira Dan teman-teman lain berbeda sekali latar belakang kehidupannya. Perbedaan ini ternyata menguatkan sikap respek dan saling hormat satu sama Lain. Perbedaan ini seumpama warna-warni pelangi, yang melengkapi keindahan satu sama lain.

Sudah itu saja yak he he....pikiran Hira sepertinya bercabang banyak sekali malam ini akan semakin aneh klo postingan kali ini dipanjangin. 
Oh ya mengenai survenir, Hira tak menyediain apa-apa#gomen, karena dipikir-pikir suvenirnya gak seberapa jika dibandingkan dengan ongkos kirim ke kota kalian masing-masing, mungkin hanya ari yang secara geografis deket. Tapi Hira juga bingung souvenir kemarin saja belum disampein karena gak jadi nobar di teko mana pada sibuk semua.

Sepertinya quote Dari Rurouni Kenshin tepat untuk menutup kebersamaan kita di challenge. Check this :

"Each one of us has our own lives to live
It's a journey, not a separation.
It's a beginning, not an end.
It'll be a little lonely, but that's the way this are"

Pada akhirya kita bertemu karena-Nya dan berpisah pun karena-Nya. Maafkan semua hal yang tak berkenan, terima kasih Dan sekali lagi met milad PD Dan RF! Keep writing! Keep Creative! Keep in touch.

#deep bow#berhubung ntar dikira pamer jerawat#piku profile-nya setengah#langka piku#apalagi bukan public figur#ok#happines day#adioss#Wass


(Challenge Blog 2015) The Next Plannings is Goal, I hope so

Langsung saja ye, tanpa basa-basi ye >< check this!
1.      Kelar persiapan mudik en perjalanannya nyaman dan aman sampai tujuan
Mudik memang cuma sehari tapi persiapannya itu  lumayan ribet dan menghabiskan energi.
2.      Kelar mengedit tulisan-tulisan di blog ini
Sadar diri banyak banget typo di tulisan-tulisan sebulanan ini, banyak yang musti diperbaiki, dibuang atau ditambah. Kalau mungkin ada tulisan-tulisan yang tak berkenan di hati Anda-Anda para pembaca yang budiman, silahkan email Hira, biar selekasnya diedit tulisan tersebut. Mengenai EYD, Hira akan menerapkannya sedikit demi sedikit dalam  proses editing ini karena yang paling penting (sesuai amanah guru besar) tulisan-tulisan yang sudah diposting harus bebas dari pendeskritkan unsur SARA sehingga dapat dipertanggungjawabkan isinya sama si penulis.
3.      Kelar tadarus, tafsir dan muroja’ah
4.      Be better person
Banyak sekali hal yang musti dilakukan untuk memperbaiki diri. PR Hira masih banyak banget.



Minggu, 28 Juni 2015

(Challenge Blog 2015) Tujuh

Tujuh, tujuh Dan tujuh....angka tersebut terngiang-ngiang di otak Hira seharian ini. Setelah semedi dan pura-pura mikir seharian >< akhirnya nulis juga tema hari ini yang kebetulan menanyakan tujuh hal yang ingin dikembangkan, diperjuangkan, diperbaiki, ditingkatkan demi kebaikan diri.
1.belajar ikhlas
Mudah diucapkan tapi luar biasa susah diterapkan. Niatnya ikhlas tapi ujung-ujungnya ngedumel, jengkel Dan pengen gigit orang#eh
2.rendah hati
Asli, bawaan manusia itu narsis, kadang bangga dengan yang dipunyai itu sudah dianggap kebiasaan normal padahal klo dipikir-pikir tak ada satu pun yang melekat pada diri kita itu milik kita. Maka disinilah peran rendah hati dibutuhkan sebagai filter keblingeran manusia. Rendah hati bukan berarti ngalah Dan lemah karena setelah dilihat-lihat sosok-sosok agung dalam sejarah manusia itu sosok dengan karakter rendah hati yang
3.belajar berbagi
Berbagi dalam arti yang positif, lebih bisa memaknai peran sosial yang software-nya sudah dibuild-in sama sang pencipta di dalam diri masing-masing manusia. Katanya proses menulis seperti ini sudah termasuk berbagi/sedekah ke sesama.
4.belajar bahasa daerah
5.membaca buku
Kangen juga dengan masa-masa suka baca buku, dulu dalam seminggu bisa menyelesaikan 7-10 buku. Nah sekarang eng...ing...eng jangankan baca segitu banyak, baca 1 buku saja enggak tamat-tamat ;)jadi pelan-pelan mulai baca buku lagi
Dan mengapresiasinya#deuh, bahasa macam mana pula ini :)
6.belajar nulis lagi
Karena dulu banyak baca buku maka banyak juga ditulis. Sekarang kebalikannya ;P
7.mengupgrade terus hubungan sama yang di at as
Credit pic to owner

Baiklah...ditutup sampai sini ya, mata Sudah berat banget pake nget-nget-nget XD

(Challenge Blog 2015) Funny Things

Yihuii tanpa terasa mendekati tema-tema terakhir, antara senang, sedih, lega dan kehilangan hehe..
well, dua puluh tujuh hari kebersamaan dalam memenuhi tantangan tanpa disadari telah membuat kita bercermin satu sama lainnya, bukan untuk mencari siapa yang paling unggul tapi lebih kepada belajar pengalaman hidup baru dan belajar respek sama orang lain. Perbedaan tak selalu jelek kan? :P. Ok…Ok…maapken kalau terlalu panjang kata pengantar yang enggak jelas ini. Cap cus ke tema kali ini yang membahas apa saja yang sukses membuat peserta tertawa terbahak-bahak. Ehm..ini dia daftar hal-hal menggelikan versi Hira:
1.      Candaan antar temen
Karena pada dasarnya suka rusuh kalau ketemu teman kerja bawaannya bercanda terus, saling ledek dan ngusilin satu sama lain dan hal itu benar-benar sukses bikin ketawa
2.      Cerita kocak dari Buku
Banyak buku yang sukses bikin Hira sakit perut pas membacanya, diantaranya buku selimut debu: lucu saja lihat penulis menertawakan dirinya sendiri, buku Traveler’s Tale: lucu baca kisah Ucup yang nekat, konyol dan apa adanya padahal sepertinya 3 sobatnya normal :D
3.      Variety show
Dulu masih sering nonton VS Arashi sering ngikik lihat tingkah 5 abang-abang yang tak tahu malu tapi berhubung 3 tahun terakhir dah meredup semangat nontonnya hehe…..jadi enggak nonton lagi. Paling banter lihat VS lokal yang biasanya bikin ketawa lebar seperti Stand up Comedy
4.      Film komedi, Drama yang somplak dan anime Gokil
Sekarang Anime yang sering bikin Hira meringis itu Naruchiha Barakamon, kalau drama paling sering direrun itu Hanakimi, somplak bener itu penghuni dorm hehe…sering gak bisa diam klo lihat tingkah Oscar dan dua ketua dorm lainnya
5.      Baca komen yang unik di medsos dan messenger

Terkadang ada juga komen di blog ini yang bikin Hira tertawa ngakak, terkadang komen temen di FB yang satunya itu bener-bener unik, bahas hal-hal gila zaman kuliah dulu.


Ituuu....Itu siapa kikiki...


Hehe...berhubung nyari gambar yang lucu-lucu enggak ada, akhirnya pinjem gambar Dora dan Nobi saja, moga mereka enggak ngambek XD


Jumat, 26 Juni 2015

(Challenge Blog 2015) Pendidikan


Pendidikan itu penting. Ini bukan hanya pendapat Hira pribadi karena secara fitrah hal tersebut telah digariskan sejak awal mula oleh Rabb sang pencipta, ayat yang pertama diwahyukan itu bukan tentang sholat, zakat, puasa atau ibadah lainnya tapi tentang “iqra” bacalah. Bahkan hal tersebut dipertegas berkali-kali dalam kitab suci umat muslim dengan ayat-ayat yang menganjurkan untuk berpikir dan merenungkan penciptaan alam semesta. Dengan mudah dalam al-Qur’an ditemui kata Ulin Nuha, Ulil Albab, sebutan Allah bagi orang-orang yang berakal. Hal tersebut dipertegas dengan hadist Nabi SAW “tuntutlah ilmu sampai ke negeri China” dan hadist lainnya“tuntutlah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat”. Segitu detilnya anjuran tentang pentingnya pendidikan.
Lalu pendidikan yang bagaimana? Apa harus sekolah setinggi-tingginya atau belajar otodidak atau belajar secara non formal? Ternyata pendidikan memang bukan hanya sekolah karena banyak kita temukan ahli praktisi bidang tertentu yang tidak sekolah sampai jenjang tinggi bahkan ada yang tidak bersekolah. Karena bukan lembaga pendidikannya yang penting tapi lebih bagaimana manusia tersebut bisa belajar, ada manusia yang harus bersekolah formal agar professional bidang tertentu tapi ada juga manusia yang tidak perlu bersekolah tapi belajar dari praktek langsung ke lapangan. Pendidikan juga bisa bermakna bagaimana manusia memanfaatkan akalnya dengan sebaik-baiknya, memikirkan baik-buruk perbuatannya dengan akal dan budinya. Pendidikan bukan hanya jalan untuk mendapat uang yang banyak, karir gemilang, kedudukan yang terhormat tapi pendidikan juga bermakna bagaimana mendidik diri sendiri agar menjadi manusia yang lebih baik, berbudi pekerti dan berpengetahuan yang mumpuni sehingga berguna bagi kehidupan ini.
Notes: belum sempat ngedit, masih banyak yang perlu diperbaiki tapi mata sudah berat banget :3

Ya sudralah, pamit dulu tanpa terasa tinggal 4 hari lagi momen challenge ini hup..hup…Ganbare!!

Kamis, 25 Juni 2015

(Challenge Blog 2015) Kantong Ajaib

Perkenalkan ini kantong ajaib Hira >_< tapi jangan Coba-coba ngebandingin sama kantong ajaibnya Doraemon yak karena enggak akan ada mirip-miripnya sama sekali :)

yep, Dari dalam ransel buntut ini enggak akan kalian temui pesawat maupun baling-baling bambu. Isinya hanya keperluan sehari-hari Hira, benda remeh temeh yang secara personal penting banget#catet ;)
Ehm...standard bgt kan isinya, meski begitu benda-benda INI penting dibawa karena Hira pernah ngalamin hal tak mengenakkan gegara pinjam salah satu benda yang disebutin di atas, padahal terpaksa pinjem gegara lupa enggak bawa. 
OK...OK...cukup ya, lanjut ke tema besok. Tanpa terasa tinggal Lima hari lagi batas challenge.


Rabu, 24 Juni 2015

(Challenge Blog 2015) Wisdom Words

“Inna ma’al ‘usri yusro”
Sungguh Bersama kesukaran pasti ada kemudahan.
QS Al-Insyirah

Aku ingin menempuh hidup berarti, aku mau menempuhnya, karena aku lahir sebagai manusia.
Miyamoto Musashi


















Rurouni Kenshin