Ruang Baca

Ruang Baca

Rabu, 24 Juni 2015

(Challenge Blog 2015) It's Complicated

Mungkin, bagi si jenius Al-Farabi yang sedikitnya menguasai 70 bahasa, perkara bahasa daerah merupakan hal remeh. Tapi bagi orang biasa seperti Hira yang sedihnya juga punya kemampuan biasa, perkara bahasa daerah merupakan hal yang kompleks. Masih tergambar jelas, bagaimana tertatih-tatihnya Hira belajar bahasa daerah yang sialnya tidak Hira alami ketika belajar bahasa-bahasa asing. Karena kelemahan ini, Secara  terang-terangan, atasan di tempat kerja yang dulu nyindir HIra dengan pedas 'percuma Non, kamu bisa beberapa bahasa asing jika bahasa Sunda dan daerah lain saja kamu enggak bisa' #glekk...
Cr pic. To puzzleman

Selasa, 23 Juni 2015

(Challenge Blog 2015) Surat Kepada Semua Kakak

Kak....
Pada mulanya kamu harapan dan kebanggaan
Harapan…..karena kamu anak pertama di keluarga ini, padamu kehormatan keluarga disematkan, padamu keberhasilan keluarga diamanatkan, padamu beban materi ingin dibebankan, padamu tokoh panutan ingin diwujudkan dan padamu ambisi keluarga ingin dirupakan.
Kebanggaan…..karena kamu anak paling cerdas di keluarga ini, karena kamu punya ambisi untuk maju, karena kamu sosok ideal untuk keluarga ini. Padamu cita-cita keluarga disematkan, padamu segala sesuatunya terlihat menjanjikan, dan padamu asa untuk mendobrak ketidakberdayaan ada.
Tapi kini….jalan telah kamu pilih. Ada setitik air di mata keluarga, ada rona mendung di wajah, ada isak tak terdengar di telinga, ada segumpal pedih di hati. Namun kamu telah memilih. Maka tak adil jika kami menuntut, tak adil jika kami menangisi dan menyesali. Yang pasti tak adil jika kami memaksamu dan membebanimu.
Kamu adalah kamu.
Kamu bukan lagi harapan dan kebanggaan keluarga, kamu adalah harapan dan kebanggaan dirimu sendiri.
Jika kami sedih dan menangis, itu sesal kami sendiri.
Mengapa kami tidak berdiri sendiri.
Mengapa kami tidak menyadari bahwa membebanimu adalah menyakitkan.
Mengapa kami tidak menyakini bahwa menjadikanmu orang lain adalah perbuatan yang memalukan.

Kini, bukan hanya kata mengapa ini semua bisa terjadi tapi tentang bagaimana kamu meneruskan hidupmu, tanpa beban, paksaan dan harapan orang lain.
Kak....
Salam sayang dari kami….
Note: niat awalnya sih hira mo nulis Surat untuk kakak, ternyata hasilnya di luar dugaan maka judulnya hira ubah jadi 'semua kakak' yang sedang memperjuangkan Japan hidupnya meski harus bersebrangan dengan asa keluarga. Fighting, semoga kalian menemukan Jalan yang indah Dan membahagiakan semua. Amiin

Senin, 22 Juni 2015

(Challenge Blog 2015) If You Like Books More Than Foods

Warning: Postingan kali ini akan sangat panjang, segala resiko ditanggung pembaca#eh
Jika beberapa hari sebelumnya Hira bercerita tentang hikayat dinding maka kali ini yang akan Hira ceritakan adalah hikayat buku. Lalu kenapa judulnya terkesan sedikit alay XD, bisa dibilang buku adalah benda yang sangat Hira sukai sejak dari kecil. Lahir dari keluarga pecinta buku mau tak mau membuat Hira juga tertular virus suka membaca. Tulisan ini sengaja Hira bikin panjang dan lebar karena terlalu banyak buku yang Hira sukai, jadi biar adil Hira tulis saja buku-buku yang masih diingat dan ada beberapa buku yang merupakan buku masa kanak-kanak Hira namun sangat sayang untuk dilewatkan^^. Berikut ini daftar buku-buku yang sering sekali Hira baca dan beberapa quote di dalam buku tersebut sering  Hira kutip. Lets enjoy its!^^
1.           Penyamun Dalam Rimba-Moctar Lubis
Sebenarnya ini buku zaman Hira kecil tapi saking sukanya baca buku ini sampai keterusan baca buku ini hingga sekarang LOL. Buku ini menceritakan petualan tiga anak remaja ke belantara hutan Sumatra dengan ditemani pamannya dan beberapa porter. Tiga remaja tersebut benar-benar berpetualang di hutan dalam arti sesungguhnya, mereka tinggal di pondok yang dibuat dari pohon dan dedaunan hutan, mereka mandi di sungai, berburu rusa, bertemu ular raksasa, menemukan anggrek langka dan bertemu orang kerdil yang mendiami hutan tersebut (suku asli yang mereka sebut suku Kuba) serta yang paling mendebarkan mereka bertemu kawanan penyamun yang mengincar emas yang ada di kawasan tersebut.
2.           Sang Wartawan-Nestor Rico Tambunan
Buku ini juga buku favorit zaman baheula hehe..yang entah kenapa berbekas sampe sekarang. Menceritakan anak Batak yang berlibur ke Jakarta untuk mengunjungi kakaknya yang menjadi wartawan di kota tersebut. Dari buku inilah kita bisa melihat cara kerja wartawan dalam mengejar berita tentunya yang disampaikan pengarang dalam bahasa yang ringan dan bisa dicerna oleh anak dan remaja.
3.           Anak Pesantren-Mansur Samin
Sebenarnya ceritanya sangat sederhana, menceritakan kisah Tahan Perlindungan seorang anak Jakarta yang ingin mendalami agama. Pertemuannya dengan alumni pesantren Gontor membuat tekadnya untuk belajar agama semakin menggebu-gebu sampai akhirnya dia meminta izin orang tuanya untuk belajar di Gontor Ponorogo. Kisah di dalam buku ini dituturkan dengan sangat mengena oleh bapak Mansur Samin, tanpa pretense untuk menggurui atau mendikte anak
4.           Petualangan Tom Sawyer-Mark Twain
Siapa yang tak kenal dengan kisah anak badung yang satu ini. Kecerdasannya berimbang dengan kenakalannya. Konyol baca buku yang satu ini karena terkadang tingkah Tom benar-benar lucu, misalnya ketika dia enggan untuk mengecat pagar seperti yang diperintahkan bibinya maka dengan akal bulusnya dia menghasut temannya untuk membantu mengecat dengan rayuan bahwa mengecat itu pekerjaan seniman hebat. Pernah juga Tom membuat akal-akalan agar dirinya dianggap sudah meninggal sampai bibinya dan orang sekota yakin bahwa dia sudah meninggal beneran LOL.
5.           Petualangan Huckleberry Finn-Mark Twain
Sebenarnya cerita yang satu ini masih berkait dengan cerita Tom Sawyer, hanya saja dalam cerita ini tokoh utamanya Huck-Finn, seorang anak liar yang biasa tidur di perahu dan tong-tong bekas di sudut kota. Tak ada anak yang berani berteman dengan Huck, selain karena tak tahu aturan, orant tua di kota takut anak mereka dicap buruk gara-gara Huck. Tetapi semua berubah ketika Huck bertemu dengan Tom, hidupnya menjadi lebih berarti dengan petualangan-petualangan konyol yang mereka lakukan. Pokoknya buku ini recommended banget bagi anak-anak dan remaja yang suka petualangan
6.           Petualangan Lima Sekawan-Enid Byton
Satu lagi cerita favorit tentang petualangan lima remaja. Hira kira cerita ini sangat popular bagi para remaja. Lima remaja yang masih saudra dekat dan sama-sama punya hobi berpetualang. Seru meski settingnya kental banget dengan tradisi orang Inggris hehe..kayaknya Hira kenal tea time dari buku yang satu ini
7.           Harry Potter 1-JK Rowling
Hira baca semua novel Harry potter Series tapi entah kenapa yang berbekas di otak itu hanya seri yang pertama ^^. Semua sudah hapal kan kisah yang satu ini jadi tak perlu dibahas panjang lebar disini XD
8.           Trilogi Lord of The Ring (buku) – JRR Tolkien
Imaginasi JRR Tolkien untuk trilogy novelnya ini memang patut diacungi jempol. Imaginasi yang-tanpa disadari pembacanya-telah dikawinkan dengan religiusitas. Dengan penuturan yang apik kita jadi melayang ke zaman antah berantah ketika para hobbit, manusia dan peri bahu-membahu melawan kejahatan.
9.           Aisyah Putri – Asma Nadia
Dari beberapa buku mbak Asma Nadia yang ada di rak buku, novel remaja ini yang paling Hira sukai. Selain ceritanya yang ringan dan tak menggurui banyak humor-humor segar yang disisipkan di novel ini. Cuma herannya kenapa pas jadi sine**** feel tersebut hilang tak berbekas, ceritaya jadi kering dan beda jauh sama buku atau memang sengaja dibuat berbeda seperti itu ya^^
10.       Edensor (Tetralogi Laskar Pelangi) – Andrea Hirata
Kisah Laskar Pelangi sangat popular di negeri tercinta ini, tapi dari keempat buku tersebut, Edensor adalah pilihan favorit Hira, selain dari segi bahasa yang lebih bagus dari seri sebelumnya, Edensor menarik dari segi isi dan penuturannya yang pas.
11.       Sang Alkhemis – Paulo Coelho
Kisah bocah Santiago dalam mewujudkan legenda pribadinya, bagaimana sang bocah pengembala tersebut meninggalkan kampong halamannya di Spanyol untuk mengejar mimpi-mimpinya yang ternyata tersembunyi di gurun-gurun pasir Arab, di tengah oasis gurun pasir inilah dia bertemu jantung hatinya ‘Fatima’. Sebenarnya bukan kisah cinta atau perjalanan fisik yang menarik dari buku ini. Tapi bahasa kemanusiaan yang disisipkan Coelho dalam buku ini, ada banyak sekali quote-quote dalam buku ini yang menyadarkan kita tentang makna hidup.
12.       Faust – Goethe
Bagaimana jadinya jika seseorang menjual jiwanya kepada iblis demi memperoleh kemudaannya kembali demi ilmu yang ingin dia serap sebanyak-banyaknya dan demi meraih cinta si gadis lugu. Karya sastrawan Jerman ini memikat, meski lakon tragedy namun diselipi juga dengan dialog-dialog kocak, gila, nakal dan di dalamnya banyak ditemui tema-tema mitologi, teologi, filsafat, sains serta politik.
13.       Mimpi-Mimpi Einstein – Alan Lightman
Bagi orang yang awam Fisika seperti Hira buku ini sangat membantu. Buku yang menceritakan penemuan Einstein tentang relativitas tetapi dengan bahasa novel, kita bisa merenungkan konsep baru tentang waktu pada tahun 1905 saat Einstein masih bekerja sebagai porter barang. Imajinasi-imajinasi yang menarik tentang waktu.
14.       Musashi – Eiji Yoshikawa
Buku ini bukan hanya buku yang bercerita tentang bagaimana menjadi samurai dan kisah pertarungan-pertarungannya. Tapi jika kita lihat lebih jauh lagi buku ini juga menceritakan tentang manajemen diri orang Jepang. Yep, banyak yang bilang bahwa Musashi adalah penggambaran yang mendekati gambaran orang jepang saat ini: Individualis, pecinta seni, sangat menghargai alam dan selalu bekerja keras untuk meningkatkan kualitas diri.
15.       Catatan Harian Seorang Demonstran – Soe Hok Gie
Kisah seorang idealis yang memegang kuat-kuat prinsip kejujuran meski kenyataan yang diterimanya pahit. Diasingkan dan dikucilkan oleh lingkungan dan teman. Gie tidak hanya mengajarkan tentang idealism tapi juga tentang humanisme. Sayang sekali pecinta gunung ini mati muda sehingga perjalanan idealismenya begitu pendek.
16.       ESQ – Ari Ginandjar Agustian
Buku manajemen diri ini layak dikoleksi, apalagi bagi kaum muslim. Buku ini menekankan pentingnya manusia mengasah god spot yang telah dianugerahkan Tuhan sejak manusia tersebut belum lahir di dunia ini.
17.       Selimut Debu – Agustinus Wibowo
Perjalanan bukan hanya tentang turis yang membeli souvenir dan potret sana-sini, perjalanan juga bukan hanya tentang nenteng tas kemana-mana dan dengan bangga memamerkan tempat-tempat yang pernah dikunjungi. Tetapi perjalanan adalah mengalami, mempelajari tempat yang didatangi mungkin kata tersebut tepat menggambarkan buku kisah perjalanan Agustinus ini. Kisah eksplorasinya di Negara konflik Afghanistan ini layak Anda baca#eh numpang iklan saia^^
18.       Garis Batas – Agustinus Wibowo
Jika selimut debu bercerita tentang kisah perjalanan agustinus di Afghanistan maka Garis Batas menceritakan perjalanan Agustinus di Negara-negara Asia Tengah


19.       The Naked Traveler – Trinity
Klo disuruh milih buku kisah perjalanan yang dikisahkan dengan menarik maka buku ini pilihannya. Seringkali Hira tergelak-gelak dengan isi buku ini XD.
20.       Panggil Aku Kartini Saja – Pramoedya Ananta Toer
Buku ini mengisahkan pahlawan perempuan. Yep, RA Kartini yang dengan segala keterbatasannya mampu member inspirasi kaumnya. Bagaimana Kartini kecil belajar otodidak di rumah hingga akhirnya tulisan-tulisannya menghiasi media Belanda dalam usia yang masih sangat muda
21.       Ayat – Ayat Semesta – Agus Purwanto
Ternyata klo dikaji lebih mendalam banyak sekali ayat-ayat Qur’an yang membahas ilmu pengetahuan. Buku ini lumayan detil membahasnya terutama dari segi ilmu yang dikuasai penulis yakni Fisika
22.       Tetralogi Buru (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan Rumah Kaca) – Pramoedya Ananta Toer
Bisa dibilang buku ini adalah salah satu mahakarya sastra Indonesia, yang patut untuk dibanggakan. Karena buku ini pulalah sang penulisnya dinominasikan berkali-kali untuk mendapatkan Nobel Sastra. Sebenarnya tokoh Mingke yang dikisahkan dalam buku ini adalah salah satu tokoh pers awal Republik tercinta ini yakni Raden Tirto Adhi Soerdjo. Kisah hidup beliau pada masa sebelum kemerdekaan dan setelah kemerdekaan dijelaskan dengan gamblang dalam novel ini. Buku yang layak untuk kalian koleksi#iklan XD
23.       Supernova_Petir – Dewi Lestari
24.       Traveler’s Tale Belok Kanan : Barcelona – Aditya Mulya dkk
Kisah 4 sahabat Francis, Retno, Yusuf dan Farah yang hobi traveling dan ternyata mereka tak menyadari jika telah terlibat kisah cinta yang saling bertali satu sama lainnya. Apa jadinya jika keempatnya dari empat penjuru berbeda merencanakan traveling ke satu destinasi yang sama demi sebuah undangan pernikahan? Lho, siapa yang mau menikah? Baca sendiri ya bukunya :D
25.       Burung-Burung Manyar – YB Mangunwijaya
26.       Detective Conan – Aoyama Gosho

27.       Samurai X – Nobuhiro Watsuki

28.       Balada Si Roy – Gola Gong
Kisah si Bengal ‘Roy” yang selalu gelisah dalam bukunya. Karena kegelisahannya itulah dia avonturir keliling Indonesia, menuliskan kembali pengalaman-pengalaman perjalananya tersebut dalam karangan-karangannya. Karena buku ini pulalah Hira jadi tahu bahwa petualangan itu bukan hanya tentang gengsi dan ego muda kita. Tapi petualangan juga membuka mata hati kita yang lain bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang termarginalkan misal di sudut-sudut kumuh kota, di stasiun, terminal, di gerbong kereta dsb.
29.       Aku – Sumandjaya
Bagi penggemar film A2DC pasti sudah hafal dong dengan buku yang biasa Rangga tenteng kemana-mana ini XD. Yap buku ini semi biografi penyair legendaries Indonesia Chairil Anwar. Dikisahkan dengan memikat oleh Sumandjaya
30.       Bukan Binatang Jalang (Kumpulan Puisi) – Chairil Anwar
Buku ini merupakan kumpulan puisi-puisi karya Chairil Anwar yang legendaris semisal puisi aku dan beberapa puisi lainnya.
31.       Tawanan Benteng Lapis Tujuh – Husain Fattahi
Sebenarnya buku ini merupakan biografi dokter muslim yang legendaris Ibnu Sina “Avicciena” tapi dikisahkan dalam bentuk novel.
32.       Cintaku di Kampus Biru (Novel) – Ashadi Siregar
Novel yang mengisahkan perjalanan idealisme dan cinta mahasiswa UGM Anton Rorempandey ini menarik untuk diikuti, sosok Anton yang terkadang nakal, cerdas, gamang, humanis. Semua campur aduk di novel ini.
33.       40days in Europe – Maulana M. Syuhada
Kisah pelajar-pelajar Indonesia yang bertekad menaklukkan Eropa dengan pertunjukkan angklung. Dituturkan dengan gaya bahasa yang ringan tapi bernas oleh san penulis. Bagaimana upaya sang duta-duta seni tersebut dalam menaklukkan Eropa selama 40 hari bisa dibaca selengkapnya di buku ini#lagi-lagi iklan^^
34.       La Tahzan – DR. ‘Aidh Al-Qarni
Isi buku ini tidak sesederhana judulnya. Buku yang mudah dicerna tapi penuh dengan nasihat-nasihat bermutu yang dilengkapi dengan ilmu agama yang kuat. Layak untuk dikoleksi.
35.       Ring of Fire-Lawrence Blair
Dengan buku ini kita bisa melihat Keindahan dan keunikan Indonesia dari sudut pandang orang luar. Lair bersaudara membukukan kisah petualangan menakjubkan mereka ketika mengelilingi nusantara dalam buku ini. Recommended banget buku ini#iklan lagi^^
36.       The Original Illustrated Sherlock Holmes-Arthur Conan Doyle
Sebenarnya isi buku ini tidak berbeda jauh dengan terjemahan Sherlock Holmes yang biasa kita baca Cuma buku ini lebih lengkap. Sir Conan Doyle memang jagonya ngeramu hipotesis-hipotesis yang bikin pembacanya keranjingan baca serial detektif XD

Ternyata capek juga yak nulis sebanyak ini, dan sepertinya masih banyak tulisan yang perlu diperbaiki dan disempurnakan, yah kapan sajalah untuk urusan editing LOL. Sedangkan mengenai  foto buku yang dibahas karena faktor M hanya beberapa saja yang diupload^^. See you next time, Guys. Ganbare!!^^

Minggu, 21 Juni 2015

gud mowning

Maaf ini bukan postingan tentang challenge blog, tema yang ke 20 sudah Hira posting tadi pagi>_< tolong diskip tulisan yang satu ini. Mo diposting di fb juga terlalu panjang :p
Habis shubuhan, Hira niat untuk gowes pagi-pagi sekalian motret sunrise. Sayang disayang, cuaca tak mendukung, langit berawan Dan lumayan gelap. So, daripada pulang dengan tangan hampa, Hira potret-potret aja bunga yang ada di pinggir Jalan XD




Setelah gowes 3 km-an, Hira mutusin pulang. Lumayan gempor juga kaki. Padahal gowesnya pelan banget he he..sampe Hira berkali-kali dilewati cowok-cowok biker. Mungkin klo dibandingin sama kecepatan orang Jalan kaki gitu gowesan Hira kecepatannya sama dengan mereka :) Maklum orang puasa, nyimpen tenaga lebih baik daripada ngumbar tenaga ntar puasanya bisa ngap-ngapan. Seneng sih gowes pagi-pagi gini tapi kesel juga sih, karena tadi lewat jalan kampung kurang lebih 500 meter, jalannya masih banyak batu-batu gitu, sampe Hira turun berkali-kali. Apalagi jalanannya naik-turun gitu. Meleng dikit bisa dapet selokan bonusnya.

(Challenge blog 2015) Change My Sky

'
Cr pic to Bayu A. Maulana


Kalau boleh diibaratkan, hidup yang Hira jalani itu seumpama langit yang selalu berubah-rubah, terkadang cerah dan menghangatkan, terkadang muram dan kelam. Begitu pun yang terjadi selama tiga tahun ini, banyak perubahan yang dialami Hira baik yang disadari maupun tak disadari. Di antara perubahan-perubahan tersebut, ada tiga perubahan yang dominan. Jika dapat didefinisikan, perubahan itu sebagai berikut:
1. Lebih bisa mengendalikan emosi
Kalau tiga tahun yang lalu bisa dipastikan emosi benar-benar tidak stabil, ada yang tidak beres sedikit saja langsung emosi meledak tak terkendali. Begitu melelahkan karena emosi yang naik turun tersebut turut mempengaruhi kehidupan Hira.
2. Lebih bisa berbagi
Perubahan ini sebenarnya tak pernah bisa Hira bayangkan sebelumnya. Saat ITU begitu banyak yang Hira cemaskan, Dan pikirkan. Ternyata setelah dengan susah payah memulai proses terse but, segala sesuatunya mengalir apa adanya.
3. Lebih menikmati hidup
Sejujurnya ini perubahan paling signifikan dalam rentang tiga tahun ini. Hira sudah memasuki zona aman diri sendiri saat ini, bukan karena status dan kenyamanan hidup. Tetapi lebih karena Hira bisa menerima kenyataan hidup Hira, meskipun terkadang pahit kalau hati lapang menjalaninya hidup pun menjadi lebih nyaman. Setiap serangan psikologis negatif diarahkan ke Hira semisal bullying, mocking pun bisa dihadapi dengan kepala dingin. Mungkin klo bisa divisualisasikan dengan gambar, sikap Hira dalam menghadapi bullying dan kata-kata hinaan itu seperti sikap puppy di bawah INI :D



Cr pic to owner

Sabtu, 20 Juni 2015

(Challenge blog 2015) Special Corner

Bagian paling favorit dari kamar Hira adalah dinding . kenapa harus dinding? Karena bagian Kamar inilah yang sering Hira otak-atik dan sedikit menggambarkan emosi Hira. Dulu zaman ababil, dinding tersebut penuh dengan poster-poster band favorit Hira, terkadang nyelip juga poster pemain bola kesayangan. Pernah juga zaman suka-sukanya kartun ada beberapa tokoh kartun nempel di situ. Lain lagi pas kuliah, saking terobsesinya sama idealisme, dinding tersebut dihiasi poster che Guevara serta beberapa puisi  Dan tulisan Soe Hok Gie. Alay banget klo diingat-ingat.
Sekarang dinding tersebut lumayan kosong, hanya ada satu hiasan seperti yang nampak di piku. Sebenarnya hiasan tersebut pun asal ditempel saja karena faktor sayang jika hiasan bekas sista tersebut dibuang. Lalu kenapa warnanya biru? Seperti yang Hira bilang sebelum-belumnya, Hira lagi suka banget dengan langit he he...kebetulan warna langit identik dengan biru so otomatis warna inilah yang menghiasi main view kamar.
OK, sepertinya cukup membosankan juga hikayat dinding INI, sampai jumpa kawan di tantangan selanjutnya. Semangat!!!!!



Jumat, 19 Juni 2015

(Challenge Blog 2015) The Art of Parenting

Kenapa tetiba membahas parenting, mimpi apa yak kira-kira semalem? Hehe…ini sebenarnya lebih disebabkan oleh pengalaman pribadi.  Ceritanya tiga tahun yang lalu Hira punya atasan yang selain penulis juga ahli parenting yang biasa ngadain seminar ke pelosok negeri. Beliau sering banget berdikusi dengan anak buahnya mengenai parenting dan serba-serbi mendidik anak tak terkecuali dengan anak buahnya yang satu ini. Beliau sudah berkali-kali nawarin Hira untuk ikut seminar parenting yang diampu beliau, yeah meski mangkir beberapa kali masih ada ilmunya yang Hira inget baik-baik kok^^. So, beginilah gambaran Hira dalam mendidik anak.
Ternyata mendidik anak itu bukan dimulai ketika anak tersebut sudah keluar dari perut sang ibu, tetapi harus disiapkan jauh-jauh hari.  Bahkan harus disiapkan sebelum ayah-ibunya menikah.  Sebelum menikah terutama calon ibu harus cukup makan asupan bergizi (untuk lebih detailnya kudu nanya dulu sama mbak-mbak dokter yang itu tuh^^). Lalu sang calon Ayah juga harus mempersiapkan ilmu mendidik anak, enggak mungkin kan gen yang baik itu hanya mutlak dari satu pihak. Tidak cuma doa dan nama yang baik yang dipersiapkan untuk anak tapi juga usaha yang maksimal untuk mendidiknya. Jika menginginkan anak keturunan mereka sehat, cerdas dan sholeh maka kedua pihak harus bahu-membahu mempersiapkan diri. Karena pada dasarnya mendidik anak itu sama saja mendidik sendiri, jika ingin mendidik anak sabar maka orang tua juga harus mendidik dirinya sabar. Konon katanya perempuan-perempuan di salah satu Negara maju saat mengandung itu  benar-benar distimulus dengan hal-hal yang positif seperti  memperdengarkan musik klasik bagi si jabang bayi dan calon-calon ibu tersebut disuplai dengan asupan gizi yang cukup tinggi, minum susu secara rutin dsb. Bahkan perlakuan khusus demi kesehatan dan keadaan calon ibu tersebut bukan hanya menjadi perhatian keluarganya tetapi juga menjadi perhatian Negara, keren kan, sampai segitunya mereka mempersiapkan generasi bangsanya.
Kalau menurut analogi sederhana Hira sih, mendidik anak itu seperti bertani, jika kita menginginkan hasil panen yang bagus maka kita harus mempersiapkannya dari benih yang bagus lalu mempersiapkan lahan yang bagus bagi tempat tumbuh benih tersebut. Setelah tumbuh tanaman tersebut kudu disiram, dipupuk dan disiangi. Begitu juga dengan mendidik anak jika kita ingin anak tersebut benar-benar bernas maka kita kudu mempersiapkannya sejak sebelum lahir, memperdengarkan Al-Qur’an sejak dalam masa kandungan, menyuplai nutrisinya dengan makanan bergizi, si ibu juga mulai membiasakan karakter dan sifat positif selama mengandung. Lalu ketika lahir, menyiapkan lingkungan yang bermutu bagi anak. Memperkenalkan agama sebagai filter dan pegangan hidup si anak sehingga seburuk apapun pengaruh yang menghadangnya kelak tak kan mampu menggoyahkan imannya. Menerima anak apa-adanya dan mendukungnya tanpa pamrih. Mengoptimalkan kecerdasan alami anak dan tumbuh-kembangnya.  Menurut para ahli pendidikan seperti Piaget dkk, masa pendidikan anak usia dini tersebut sangat penting. Mereka memberi istilah golden age pada masa usia anak 0-7 tahun. Apapun yang diterima anak pada masa-masa tersebut akan mempengaruhi seluruh kehidupannya di masa depan. Oleh karena itulah ada istilah yang sangat popular bahwa Ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya, baik jeleknya anak  di masa depan banyak ditentukan oleh peran ibunya. Tentu saja ayahnya juga berperan banyak.
Ups, keasyikan nulis sampe gak nyadar sudah panjang ni tulisan. Ehm sebagai penutup Hira akan membeberkan tentang apa yang kudu diajarkan pada anak Hira hehe…meski Hira berandalan gini, Hira yakin seyakinnya bahwa pendidikan agama wajib diajarkan pada anak Hira kelak, itu tidak bisa ditawar. Bukan untuk mempersiapkan anak tersebut jadi ahli agama atau sejenisnya tapi untuk membekali si anak pegangan hidup yang kuat. Di dunia yang serba modern ini keyakinan agama itu penting, begitu banyak kejelekan yang ada di lingkungan sekitar, begitu mudah mereka meracuni pikiran manusia yang bersih tanpa filter yang kuat maka hanya akan menghasilkan manusia-manusia yang membebek saja. Mo jadi apa saja anak tersebut klo sudah dibekali agama dia akan tahu arahnya dan dengan pemahaman agama yang baik karakter positifnya akan terasah dan terpatri kuat. Bahkan klo perlu didiperdengarkan al-Qur’an sejak dini karena ternyata bacaan tsb berpengaruh positif bagi kecerdasan anak. Tak heran jika ilmuwan-ilmuwan besar Islam zaman dulu banyak yang hafal Qur’an sejak kanak-kanak. eh penutup terakhir dari yang terakhir adalah ingin ngajarin anak tentang tanggung jawab.
Well-well, sepertinya Hira sudah kebanyakan ngomong di sini. Sampai jumpa di tantangan berikutnya^^