Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih
atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku,
pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya
Dewi “Dee” Lestari
Menjadi lajang itu sebuah keterpaksaan, kenyataan, pilihan,
kebebasan atau kebahagiaan? Who’s know? Ada banyak cerita di kisah hidup
masing-masing. Yang pasti kisah hidup para lajang kayak Hira ini sama seperti
perjalanan hidup yang lain, ada minus dan ada plusnya. Minusnya kita para
lajang belum bisa menggenapi separuh ad-din. Karena apapun emotional ties
yang dijalani selama hal tersebut belum diikat dalam komitmen pernikahan
namanya tetap saja belum jodoh. Seindah apapun kisah tersebut tetap saja
jalan-Nya lebih baik. Lalu apa plusnya, ehm…ini personal sekali#hehe…ngeles.
Yang pasti Hira terkadang heran saja kenapa banyak teman atau rekan yang curhat
tentang problem dalam negeri pernikahannya#deuh, bahasa-bahasa#belum
lagi kenalan yang mengalami KDRT dalam pernikahannya dan beberapa kisah
memilukan dari mereka yang divorce (ternyata banyak tahu itu juga tidak
mudah ya).
Jadi yang bisa disimpulin dari ini semua apa#mikir dulu,
ehmmmmm.....
Pada akhirnya segala sesuatu itu indah pada waktunya. Dan Tuhan tak
pernah salah, tinggal kita saja bagaimana menjalani dan mengusahakan kisah
hidup masin-masing. Dalam status apapun kita tetap berhak bahagia kok#eh.
Tuhan tahu hal yang terbaik bagi Hira, kalian dan semua-semua yang
hidup di semesta ini.
Note: yihuii, Ramadhan menjelang…Marhaban..Marhaban…..
Dan..dan…Sudah setengah perjalanan kita mengikuti challenge ini,
semoga semuanya dimudahkan sampai akhir. Amiin
eh sebelum pamit, pajang dulu yuk Kaoru-nya siapa tahu kecantikannya nular XD