Ruang Baca

Ruang Baca

Senin, 22 April 2019

Membuat Sesuatu yang Crafty dari Kotak Bekas Roti

Untuk tema diy kali ini, Hira menggunakan kotak bekas roti. Ide awalnya sih sederhana banget, ingin manfaatin kotak bekas roti. Klo dipikir-pikir sayang banget klo kotak bekas roti itu dibuang begitu saja. So, dibikinlah untuk project diy ini. Mmmh...dengan ide diy ini setidaknya Hira udah ngurangin sampah di bumi :D
Pada akhirnya kotak bekas roti ini, bisa Hira daur ulang sebagai kotak mainan anak-anak^^

Bahan-bahan tambahan yang kita gunakan adalah kain flanel
Alat yang kita gunakan adalah gunting dan lem
Cara membuatnya sangat mudah. Lapisi seluruh permukaan kotak bekas roti dengan kain flanel. Untuk perekatnya, gunakan lem yang kuat nempelnya. Warna kain flanel, sesuaikan dengan selera. Begitu juga dengan desainnya. Kira-kira, hasilnya seperti ini

Selasa, 16 April 2019

Kleidung

Sehen Sie meine Freundinnen. Das sind Keiza, Aci, Ratih, Ida  Und Fajar. Keiza tragt einen schwarzen Rock, eine Violette Bluse und einen dunkel Violetten Stiefel. Aci tragt eine graue Jeans, ein weiss T-shirt eine bunte Jacke und graue Schuhe. Ratih tragt eine dunkelblaue Hose, eine hellblaue Bluse und Schwarze  Schuhe. Ida tragt einen bunten Rock, ein rotes Top und Schwarzen Stiefel. Fajar tragt eine dunkelgrune Jeans, ein grunes T-Shirt und helle Schuhe.



Sabtu, 13 April 2019

nach Bromo gesehen

Wir sind nach Probolinggo mit Bus gefahren. In Probolinggo sind wir im Freundinhause uberrachtet. Morgen sind wir Bromo gegangen. Bromo ist ein Berg. Der Liegt in Ost Java. Urlauber durfen im Bromo uber Probolinggo, Pasuruan, Malang und Lumajang eintreten. Wir sind uber Probolinggo eingetreten. Es war schon. Wir sind am Hugel gewandert.
Dann, haben wir einen spazieren am Segoro Wedhi gemacht. Segoro Wedhi ist Sandmeer. Suku Tengger (Einwohner Im Bromo) haben einen Glaube uberzeugt. Urlauber konnen mit Horse oder Wagen uber Segoro Wedhi fahren.
Die Landschatft ist super.  Wir haben Viele Berge gesehen. Die Berge sind Pananjakan, Widodaren, Batur und Semeru. Das wetter ist sonnig und windig. Es war auch kalt. Die temperatur ist 2 Grad. Wir haben Jacket

Jumat, 12 April 2019

Mushashi : Die Tatkraft von Japan

Miyamoto Mushashi ist nicht ungewohnlich. Er ist nur armlich Ronin von die Mimasaka-Provinz Japan (an Shogun Ara beginn) sein kindbeit ist nich sonder. Er ist klein verbrechen. Die Gesellschaft auffassen Ihn als der Abfall. Vielleicht Er neir werde einen Dorf Verbrecher wenn Er trefft nicht mit Takuan Sensei.Takuan ist ein Zen pfrarrer auch lehrer hat erforlg fur Zahmen Ihn Wein der Pfarrer, Mushashi hat eine Aufklarung und Er unterbrecht fur vertiefen den sabel-wissenschaft. Gleich wei sein lubrer. Mushashi bundeln Zen mit Sabel-Wissenschaft. Wahrend jahre lan durch streift. Mushashi umfang Japan fur scharfen den Sabel-Wissenschaft und vertiefen Zen. Wahrend auch hat Er den Kampt, das Training und dasserel mit Japanen sabel Meister.

Rabu, 10 April 2019

nach Tuban gefahren

Heute sind Ich, Eni und Lili nach Tuban gefahren. Die stad liegt westlich von Surabaya. Wir haben eine stadtzentrum gemacht. Wir haben gerostete Fisch mit Reis gessen. Wir haben gerostete Fisch mit Reis gegessen. Wir haben Avocadosaft getrunken. Es schmeckt ausgezeichnet. Um 13.00 Uhr haben wir Mesjid Akbar besucht und das Sunan Bonang Grab besichtigt. Es war versohnen. 
Nachmittag haben wir die Akbar Hohle besichtigt. Es war toll. Dann sind wir nach Andenkenladen gegangen. Wir haben die Batik Blusen und die T-shirt eingekauft. Die gefallen wir schick. Um 17.00 Uhr sind wir am strand aufgestanden. Am strand war es windig. Wir haben untersonnengang gesehen. Es war super. Wir haben viele Fotos gemacht. Zu Hause zeigen wir unsure Family die Fotos. Wir waren sehr Schon.

Selasa, 09 April 2019

Urlaub Im Yogyakarta

Ich reise nach Yogyakarta mit mein Freund. Wir fahren nach Yogyakarta um 20.00 Uhr mit dem zug. Um 05.00 Uhr kommen wir Yogyakarta ist sehr interessant. Machen wir einen spaziergang im Keraton Yogyakarta. Um 09.00 Uhr fruhstucken wir im Pasar Beringharjo. Dann, um 10.00 Uhr fahren wir nach Kasongan. Hier kaufen wir ein im Andenladen. Essen wir zu mittag im Ayam Kalasan Restaurant. Um 13.00 sehen wir Candi Borobudur. Dast ist sehr gut. Hier machen wir Fotos. Fahren wir nach Parang Tritis um 15.30 Uhr. Hier spielen wir Layang-layang und nehmen wir ein sonnenbad. Dann, essen wir zwei teller Gudeg und trinken wie Zwei Glasser Bajigur im Gestate "Lesehan". Um 20.00 Uhr kaufen wir kleid "Batik" im Malioboro Strasse. Das ist so billig.

Minggu, 31 Maret 2019

Make something crafty for wall

Untuk tema DIY kali ini, Hira akan lebih banyak menggunakan recycle materials sebagai bahan utama. Bahan-bahan yang Hira gunakan diantaranya adalah kertas daur ulang, karton bekas,  kardus-kardus bekas untuk membuat frame, dan kain-kain baju bekas untuk menghias frame.



Bahan-bahan yang diperlukan, sbb:
- Kertas daur ulang
- Kardus bekas
- Kain bekas
- Kertas karton bekas
- Akar-akar pohon
- Kain flanel
- Biji-biji merah, bahan ini bisa dibeli di toko handmade
- Kertas paper quilling ukuran diameter 1 cm

Alat-alat yang dibutuhkan sbb:
- Gunting
- Lem
- Penggaris, digunakan untuk mengukur panjang dan lebar frame
- Jarum paper quilling


Klo udah ada bahan-bahannya sekarang tinggal kita bikin hiasan dindingnya. Cara bikinnya mudah banget ^_^ 
1. Membuat Frame
     Langkah pertama, kita bikin frame-nya dulu, kita gunting kardus-kardus bekasnya menjadi 4 bagian dengan ukurannya sebagai berikut: Ukuran yang pertama 5 cm x 25 cm, ukuran yang kedua 5 cm x 35 cm. Setelah menjadi 4 bagian, kita lapisi kardus bekas tersebut dengan kain bekas, rekatkan kain tersebut dengan lem. Tempelkan potongan-potang kardus tersebut pada kertas karton berbentuk persegi dengan ukuran 25 cm x 35 cm.
2. Membuat Paper Quilling
     Langkah kedua, kita bikin hiasan paper quilling berbentuk kupu-kupu dan kumbang, kita siapkan kertas paper quillingnya warna kuning dan warna hijau. Untuk membuat kupu-kupu, kita bikin 4 bulatan dengan jarum paper quilling, setelah terbentuk empat bulatan kertas kita taruh bulatan tersebut di quilling slot kita bentuk seperti kupu-kupu, untuk antena kupu-kupu, kita gunakan kertas quilling hijau yang kita lipat menjadi dua lalu kita tekuk kertas tersebut sampai bagian tengahnya. Sedangkan untuk membuat kumbang, kita buat dua bulatan kertas, bulatan besar dan kecil, untuk sayapnya kita gunakan kertas quilling hijau.
3. Membuat Bunga Hiasan
     Langkah ketiga, kita bikin bunga hias dari kain flanel. Warna kain yang kita gunakan ada dua macam yaitu warna hijau untuk membuat batang dan daun serta kain warna merah untuk membuat bunga. Setelah bunga jadi, bunga tersebut kita tempelkan di kertas daur ulang


Untuk hiasan akhir, kita gunakan akar pohon yang kering, akar tersebut ditempelkan di kertas daur ulang